AS: ‘Ada Kemajuan’ dalam Pembicaraan dengan Iran, kata Wakil Presiden AS
Berdasarkan laporan Middle East Eye, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan ia percaya ada kemajuan dalam negosiasi dengan Iran setelah Presiden Donald Trump menolak proposal terbaru Teheran sebagai tidak dapat diterima.
Menurut data yang disampaikan Vance kepada wartawan di Gedung Putih, kemajuan itu masih harus memenuhi “garis merah” Presiden: memastikan Iran tidak pernah memiliki senjata nuklir. “Saya pikir kita sedang membuat kemajuan. Pertanyaan dasarnya adalah apakah kita membuat cukup kemajuan sehingga memenuhi garis merah presiden,” kata Vance. “Garis merahnya sangat sederhana. Dia perlu yakin bahwa kami memasang sejumlah proteksi sehingga Iran tidak akan pernah memiliki senjata nuklir.”
Hingga laporan ini ditulis belum ada rincian publik tentang unsur-unsur teknis atau jaminan yang dimaksud, dan klaim-klaim kemajuan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Sumber lokal menyebutkan pembicaraan tetap intens tetapi memerlukan konsesi dari kedua pihak. Tim redaksi masih memverifikasi langkah-langkah konkret yang disebutkan oleh pejabat AS dan reaksi resmi dari Teheran.
Photo by: Sahil prajapati, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship