WHO Nyatakan Darurat Internasional atas Wabah Ebola
Berdasarkan laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan sejumlah media internasional, WHO telah menyatakan wabah Ebola sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.
Menurut data yang dihimpun Associated Press, The Guardian, dan BBC, wabah yang melibatkan varian Bundibugyo ini telah menimbulkan ratusan kasus tersangka dan puluhan kematian; satu laporan menyebut sekitar 336 kasus tersangka dengan 88 orang tewas, sementara laporan lain mencatat sekitar 246 kasus tersangka dan sekitar 80 kematian. Hingga laporan ini ditulis, penyebaran telah dilaporkan di Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo, dan telah menyeberang ke Uganda.
WHO memperingatkan bahwa jumlah kasus bisa jauh lebih besar daripada yang terdeteksi dan dilaporkan, serta mengingatkan adanya risiko kesehatan bagi negara lain. Karena untuk varian Bundibugyo belum tersedia vaksin atau pengobatan yang disetujui, WHO menyerukan peningkatan pengawasan, isolasi kasus, dan langkah pencegahan infeksi. Namun, badan itu menasihati agar batas internasional tidak ditutup kecuali diperlukan.
Sumber lokal menyebutkan adanya transmisi komunitas aktif, terutama di kawasan pertambangan dengan mobilitas tinggi, dan upaya penahanan terhambat oleh ketidakamanan regional. Belum dapat diverifikasi secara independen angka-angka dan klaim tersebut. Tim redaksi masih memverifikasi informasi terkait jumlah pasti kasus, kematian, dan penyebaran lintas-batas.
Sumber: WHO, Associated Press, The Guardian, BBC.
Photo by: Monstera Production, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship