Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

UE Kutuk Pembunuhan Bayi Palestina: Kekerasan terhadap Anak Harus Berakhir

Admin June 11, 2026 at 22:06
UE Kutuk Pembunuhan Bayi Palestina: Kekerasan terhadap Anak Harus Berakhir

Berdasarkan laporan Anadolu, Uni Eropa (UE) pada Kamis mengutuk keras pembunuhan seorang bayi Palestina berusia tujuh bulan oleh tentara Israel di Tepi Barat yang diduduki. Menurut data yang disampaikan juru bicara Komisi Eropa Anouar El Anouni saat konferensi pers di Brussels, UE meminta dilakukannya penyelidikan yang independen, tepat waktu, dan menyeluruh serta memastikan adanya pertanggungjawaban atas insiden tersebut. Sumber lokal menyebutkan bayi itu, yang diidentifikasi sebagai Sam Fahd Abu Haykal, gugur setelah mengalami luka parah ketika tentara membuka tembakan terhadap sebuah kendaraan sipil di lingkungan Tel Rumeida, Hebron, pada Jumat, 5 Juni. El Anouni juga mendesak pemerintah Israel untuk mematuhi kewajiban di bawah hukum internasional guna melindungi warga sipil yang tinggal di wilayah pendudukan. Hingga laporan ini ditulis, Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut tentang peristiwa dan motif penembakan. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah pelaku telah diidentifikasi atau ditahan, dan UE menekankan pentingnya akuntabilitas untuk mencegah kekerasan serupa. Pernyataan UE menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak-anak harus segera dihentikan dan bahwa perlindungan terhadap anak-anak dan warga sipil harus menjadi prioritas di seluruh konflik. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan lanjutan dari pihak berwenang Israel dan sumber setempat.

Photo by: Zeliha, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.