Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan

Admin August 11, 2026 at 07:04
Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan

Berdasarkan laporan SANA, di antara reruntuhan bangunan dan bekas-bekas kerusakan yang ditinggalkan oleh tahun-tahun perang, provinsi Daraa menggelar rangkaian kegiatan yang diberi nama “Mewarnai: Festival Musim Panas Horan”. Acara ini diselenggarakan di kawasan yang terdampak perang dengan tujuan mengirimkan pesan bahwa kehidupan mulai kembali dan warganya berkomitmen untuk membangun kembali kota mereka serta mengembalikan peran budaya dan sosialnya.

Menurut data penyelenggara, festival menampilkan berbagai kegiatan budaya, panggung seni, serta pasar komersial dengan harga diskon yang ditujukan untuk mendorong aktivitas ekonomi lokal. Penyelenggara juga menyebutkan bahwa acara ini menjadi pemicu bagi upaya restorasi yang lebih luas, termasuk rencana menghidupkan kembali Festival Bosra Sham yang bersejarah dan transformasi tata kota secara menyeluruh yang direncanakan selesai pada akhir 2026.

Sumber lokal menyebutkan bahwa partisipasi warga cukup tinggi, dengan hadirnya keluarga, pelaku usaha kecil, dan seniman lokal. Menurut mereka, kehadiran festival memberikan harapan baru sekaligus ruang untuk berjejaring dan memulai kembali kegiatan ekonomi yang sempat terhenti.

Hingga laporan ini ditulis, klaim mengenai jumlah pengunjung dan dampak ekonomi jangka pendek dari festival masih berupa angka yang disampaikan oleh penyelenggara. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah rencana besar pemulihan kota, termasuk jadwal revitalisasi Bosra Sham dan transformasi tata kota, akan berjalan tepat waktu sesuai yang diumumkan.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut terkait pendanaan proyek revitalisasi dan dukungan lembaga-lembaga lokal maupun regional terhadap inisiatif tersebut. Jika ada perkembangan baru, akan kami laporkan segera.

Photo by: MHD WAEL ALBONNI, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.