Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Trump: Board of Peace Sepakati Pelucutan Senjata Hamas

Admin July 31, 2026 at 07:02
Trump: Board of Peace Sepakati Pelucutan Senjata Hamas

Berdasarkan laporan DW dan pernyataan Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa “Board of Peace” telah mencapai kesepakatan bersejarah untuk pelucutan senjata secara bertahap terhadap Hamas dan kelompok bersenjata lainnya di Jalur Gaza. Kesepakatan ini, menurut Trump, merupakan “major milestone” dalam pelaksanaan rencana 20 poinnya untuk mengakhiri konflik di Gaza dan membangun kembali kawasan tersebut.

Menurut data yang dirilis oleh The National dan Al Jazeera, kesepakatan tersebut mengatur penarikan bertahap pasukan Israel, penerapan Pasukan Stabilisasi Internasional, serta pembentukan pemerintahan Palestina baru dan kepolisian lokal yang baru. Negosiasi dilaporkan melibatkan mediasi negara-negara regional seperti Mesir, Qatar, dan Turki.

Sumber lokal menyebutkan bahwa perwakilan Hamas disebut-sebut telah menerima ketentuan-ketentuan utama dalam kesepakatan, meskipun pejabat Israel menyatakan kekhawatiran mengenai rincian demilitarisasi. Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi penuh dari semua pihak yang terlibat.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah semua kelompok bersenjata akan mematuhi mekanisme verifikasi yang diusulkan atau bagaimana jadwal penarikan pasukan akan diimplementasikan di lapangan. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi dari Hamas, pemerintah Israel, serta perantara regional.

Pihak Gedung Putih menyambut kesepakatan itu sebagai langkah penting, sementara sejumlah pengamat internasional memperingatkan bahwa implementasi di lapangan akan menghadapi tantangan besar terkait aspek keamanan dan politik. Detail teknis mengenai peran Pasukan Stabilisasi Internasional dan mekanisme pengawasan demilitarisasi belum diumumkan secara rinci.

Laporan ini disusun mengacu pada pemberitaan DW, The National, dan Al Jazeera. Hingga laporan ini ditulis, informasi masih berkembang dan perubahan dapat terjadi.

Photo by: Monirul Islam, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.