AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre

Tahanan Gaza Hidup dalam Kondisi Berat di Penjara Naqab

Admin May 14, 2026 at 20:09
Tahanan Gaza Hidup dalam Kondisi Berat di Penjara Naqab

Berdasarkan laporan متابعة قدس الإخبارية, kantor media para tahanan menyampaikan bahwa tahanan Gaza di Penjara Naqab hidup dalam kondisi penahanan yang sulit, di tengah kebijakan kelaparan, pengabaian medis, dan pembatasan ketat di dalam blok. Sumber lokal menyebutkan bahwa praktik penyiksaan sistematis, pengurangan pangan, dan pengabaian perawatan kesehatan menjadi keluhan utama para tahanan. Menurut data Yalla News Net, sejak awal 2023 penggunaan isolasi sel secara drastis meningkat—kasus anak-anak melonjak dari 1 menjadi 290, sementara kasus orang dewasa hampir tiga kali lipat menjadi 4.493—dan organisasi seperti Physicians for Human Rights menggambarkan kondisi ini sebagai bentuk penyiksaan sistematis. Organisasi hak asasi manusia menyerukan intervensi internasional untuk mencegah dampak psikologis jangka panjang dan mengakhiri tindakan hukuman tersebut. Hingga laporan ini ditulis, klaim mengenai jumlah kasus dan rincian perlakuan belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan memperbarui laporan jika ada data tambahan.

Photo by: Alexander F Ungerer, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.