Sheikh Ekrima Sabri Bantah Tuduhan “Terorisme” di Pengadilan Israel
Berdasarkan laporan, Sheikh Ekrima Sabri — kepala Dewan Islam Tinggi dan khatib Masjid Al-Aqsa — membantah tuduhan terkait “terorisme” dalam sidang pengadilan Israel yang menelaah dakwaan terhadapnya.
Menurut data dalam berkas perkara, dakwaan tersebut terkait dengan ucapan belasungkawa yang disampaikan Sabri pada acara peringatan di Yerusalem dan di kamp pengungsi Jenin, serta doa yang dipanjatkan untuk mantan kepala biro politik Hamas Ismail Haniyeh.
Sumber lokal menyebutkan bahwa tim pembela Sabri pada sidang terakhir mengajukan apa yang mereka gambarkan sebagai “argumen logis” dan “argumen yang berhasil dari perspektif agama”, dengan menekankan bahwa pidato dan ungkapan keagamaan yang dikutip dalam berkas merupakan “ucapan keagamaan yang sah yang dilindungi oleh hukum”.
Sabri, berbicara kepada wartawan usai persidangan, mengatakan bahwa pembelaannya mengandalkan landasan agama dan hukum, serta menegaskan bahwa ekspresi keagamaan yang muncul dalam khutbah dan pernyataannya adalah diizinkan secara hukum.
Hingga laporan ini ditulis, belum ada putusan akhir kasus tersebut. Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh rincian berkas perkara maupun isi lengkap pidato yang menjadi pokok dakwaan.
Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan pihak berwenang Israel dan keterangan saksi yang disebut dalam berkas, serta akan memberikan pembaruan apabila informasi tambahan tersedia.
Photo by: Monirul Islam, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship