Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Kemarahan Setelah Serangan Israel terhadap Flotila Pengirim Bantuan ke Gaza di Perairan Dekat Siprus

Admin May 18, 2026 at 21:04
Kemarahan Setelah Serangan Israel terhadap Flotila Pengirim Bantuan ke Gaza di Perairan Dekat Siprus

Berdasarkan laporan, armada Global Sumud Flotilla melaporkan pasukan angkatan laut Israel melakukan penyergapan terhadap beberapa kapal mereka di perairan internasional sekitar 250 mil nautika dari pantai Gaza, dekat Siprus.

Menurut data yang disampaikan oleh penyelenggara misi, konvoi tersebut terdiri dari lebih dari 50 kapal dengan sekitar 420–500 aktivis dari sekitar 39 negara yang bertujuan mengirimkan bantuan kemanusiaan dan menantang blokade laut terhadap Gaza.

Penyelenggara menyatakan bahwa mereka “saat ini dikepung dan dalam intersepsi aktif oleh kapal perang Israel di perairan internasional” dan menilai tindakan itu sebagai “agresi ilegal di laut lepas” yang melanggar Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut (UNCLOS).

Sumber lokal menyebutkan rekaman yang beredar memperlihatkan pasukan Israel mengelilingi dan merebut sejumlah kapal yang dilaporkan berada lepas pantai Siprus. Beberapa aktivis dilaporkan ditahan dan dipindahkan ke apa yang disebutkan sebagai “penjara mengapung” yang dikabarkan menuju pelabuhan Ashdod di Israel.

Menurut data dari pihak Israel, operasi itu dilakukan untuk mencegah apa yang mereka sebut sebagai provokasi dan memasukkan unsur yang dianggap berafiliasi dengan organisasi terlarang. Pemerintah Israel menyatakan tidak ada bantuan kemanusiaan yang cukup berarti dalam muatan kapal dan menegaskan langkah itu diperlukan demi keamanan nasional.

Reaksi internasional beragam: penyelenggara dan beberapa pemerintah mengutuk penyergapan tersebut sebagai tindakan “perompakan” di laut lepas dan pelanggaran hukum internasional, sementara Israel mempertahankan operasi sebagai tindakan pencegahan terhadap ancaman potensial. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tentang muatan kapal, motif dan sejumlah detail operasional lainnya.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada laporan resmi yang dapat dikonfirmasi mengenai korban jiwa terkait penyergapan tersebut. Tim redaksi masih memverifikasi pengakuan saksi mata, jumlah kapal yang disita, dan kondisi aktivis yang ditahan. Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh klaim pihak-pihak yang terlibat.

Photo by: Hosny salah, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.