Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

PBB Kecam Keras Serangan Mematikan di Islamic Center San Diego

Admin May 20, 2026 at 02:06
PBB Kecam Keras Serangan Mematikan di Islamic Center San Diego

Berdasarkan laporan media internasional, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk keras serangan yang menewaskan jamaah di Islamic Center of San Diego, Amerika Serikat. Guterres menegaskan kembali bahwa serangan terhadap tempat ibadah sangat keji dan menyerukan perlindungan yang lebih kuat bagi komunitas beragama.

Menurut data dari Newsweek, Al Jazeera, dan Associated Press, pada 18 Mei 2026 dua pelaku remaja menyerang Islamic Center of San Diego. Tiga orang dewasa gugur dalam insiden itu. Dua pelaku, yang dilaporkan berusia remaja, meninggal akibat luka tembak yang diduga akibat bunuh diri setelah aksi tersebut.

Sumber lokal menyebutkan bahwa salah satu korban adalah petugas keamanan Amin Abdullah, yang dipuji karena berusaha menahan pelaku sehingga mencegah korban lebih banyak. Belum dapat diverifikasi secara independen.

Otoritas setempat menyatakan pihaknya sedang menyelidiki insiden tersebut sebagai dugaan kejahatan kebencian, dengan catatan ada riwayat ujaran kebencian umum dari para tersangka menurut penyelidikan awal. Hingga laporan ini ditulis, penyelidikan masih berlangsung dan aparat telah meningkatkan pengamanan di tempat-tempat ibadah di wilayah tersebut.

Tim redaksi masih memverifikasi rincian tambahan dan akan memperbarui informasi ketika keterangan resmi tersedia.

Photo by: Muhammad Abdullah, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.