Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

New York Times: Trump Resmi Memberitahu Kongres Permusuhan dengan Iran Dilanjutkan

Admin July 14, 2026 at 12:05
New York Times: Trump Resmi Memberitahu Kongres Permusuhan dengan Iran Dilanjutkan

Berdasarkan laporan terjemahan khusus jaringan Quds yang mengutip The New York Times, Presiden AS Donald Trump secara resmi menginformasikan Kongres bahwa permusuhan dengan Iran telah dilanjutkan. Menurut data dari laporan media internasional, pemberitahuan resmi ini menyusul serangkaian serangan dan respons militer di kawasan Selat Hormuz.

Menurut data yang beredar, administrasi AS melancarkan serangan terhadap target militer Iran dan mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan jalur pelayaran di Selat Hormuz, termasuk kebijakan yang dilaporkan terkait pembatasan pengiriman dan penegakan blokade. Langkah ini memicu perdebatan hukum di dalam negeri Amerika Serikat mengenai War Powers Resolution; Gedung Putih menyatakan bahwa berakhirnya gencatan senjata “mengulang” hitungan 60 hari untuk otoritas militer, sementara kritikus seperti anggota Kongres menilai pemerintahan berupaya mengelak dari kewenangan legislatif.

Hingga laporan ini ditulis, belum dapat diverifikasi secara independen detail lengkap tentang skala serangan, jumlah korban, atau kerugian materiil yang ditimbulkan. Sumber lokal menyebutkan adanya serangkaian serangan udara dan penangkalan rudal di beberapa lokasi regional, serta peningkatan ketegangan dari negara-negara Teluk yang merasa terancam oleh eskalasi tersebut.

Menurut data pasar, ketegangan yang meningkat berdampak pada harga minyak global yang mengalami lonjakan, sementara komunitas internasional menyuarakan keprihatinan atas potensi terganggunya rute perdagangan maritim utama. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim detil dan perkembangan terbaru serta berupaya mengonfirmasi pernyataan resmi dari pihak terkait, termasuk Kongres AS, Departemen Pertahanan AS, dan otoritas Iran.

Photo by: Ramaz Bluashvili, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.