Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Lai Tolak Tekanan China, Janji Perkuat Pertahanan Taiwan

Admin May 20, 2026 at 12:05
Lai Tolak Tekanan China, Janji Perkuat Pertahanan Taiwan

Berdasarkan laporan, Wakil Presiden Taiwan Lai Ching-te menegaskan penolakan terhadap tekanan dari China dan berjanji untuk memperkuat kemampuan pertahanan pulau tersebut.

Menurut data yang dirilis oleh kantor kepresidenan dan kementerian pertahanan Taiwan, Pemerintah terus meningkatkan kesiapan militer dan memperkuat kerja sama pertahanan dengan mitra internasional. Lai mengatakan langkah-langkah ini diperlukan untuk menjaga kedaulatan dan keselamatan warga Taiwan.

Pernyataan Lai muncul setelah komentar Presiden AS Donald Trump yang menyebutkan bahwa penjualan senjata kepada Taiwan dapat digunakan sebagai alat tawar-menawar dalam pembicaraan dengan China. Pernyataan itu, termasuk saran bahwa bantuan militer bisa dijadikan bahan negosiasi, belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber lokal menyebutkan ada kekhawatiran di kalangan masyarakat dan analis keamanan mengenai potensi eskalasi politik jika isu bantuan militer dipolitisasi. Lai menegaskan bahwa Taiwan tidak akan mengorbankan keamanan nasional demi pertimbangan negosiasi pihak ketiga.

Hingga laporan ini ditulis, pejabat Taiwan dan mitra internasional belum mengumumkan perubahan kebijakan resmi terkait penjualan atau penggunaan alat pertahanan yang dimaksud. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan yang beredar dan akan mengabarkan perkembangan lebih lanjut bila ada konfirmasi resmi.

Photo by: Jimmy Liao, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.