Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi AS Memasukkan Kembali Pakar PBB Francesca Albanese ke Daftar Sanksi Tiga Ledakan Didengar Dekat Bandar Abbas, Pertahanan Udara Iran Diaktifkan Korea Selatan Panggil Duta Besar Iran Menyusul Serangan terhadap Kapal Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi AS Memasukkan Kembali Pakar PBB Francesca Albanese ke Daftar Sanksi Tiga Ledakan Didengar Dekat Bandar Abbas, Pertahanan Udara Iran Diaktifkan Korea Selatan Panggil Duta Besar Iran Menyusul Serangan terhadap Kapal

Korea Selatan Panggil Duta Besar Iran Menyusul Serangan terhadap Kapal

Admin May 28, 2026 at 06:04
Korea Selatan Panggil Duta Besar Iran Menyusul Serangan terhadap Kapal

Berdasarkan laporan Yonhap, Kementerian Luar Negeri Korea Selatan memanggil Duta Besar Iran Saeed Koozechi untuk menyampaikan protes keras atas serangan terhadap kapal HMM Namu yang dioperasikan oleh perusahaan pelayaran Korea HMM. Menurut data dari pernyataan resmi Seoul, rudal anti-kapal buatan Iran “sangat kemungkinan” digunakan dalam serangan itu, dan Korea Selatan menuntut “tindakan bertanggung jawab, termasuk langkah untuk mencegah berulangnya kejadian”. Sumber lokal menyebutkan analisis puing-puing yang dikumpulkan dari kapal menunjukkan komponen-komponen yang mirip dengan sistem rudal Iran, namun belum ada konfirmasi independen. Koozechi, berbicara kepada wartawan setelah pertemuan, membantah keterlibatan Iran dengan mengatakan, “Iran menolak semua tuduhan terkait masalah ini” dan menyatakan penyesalan atas kerusakan yang dialami kapal. Hingga laporan ini ditulis, belum ada pihak yang secara tegas dituduh dan penyelidikan masih berlangsung. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah peluncur atau pihak tertentu yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Tim redaksi masih memverifikasi informasi teknis dan pernyataan resmi dari pihak terkait. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa atau cedera di antara awak kapal.

Photo by: Robert So, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.