Konflik Etnis di Ituri, DRC: Sedikitnya 70 Orang Tewas dalam Serangan Militan CODECO
Berdasarkan laporan Al Jazeera (via Agence France-Presse), sedikitnya 70 orang, sebagian besar warga sipil, tewas dalam serangan yang dilakukan kelompok militan CODECO di provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo, pada akhir April. Menurut data yang dikumpulkan dari aparat keamanan dan sumber lokal, serangan itu terjadi di wilayah kaya emas yang sudah lama menjadi pusat ketegangan etnis antara komunitas Lendu dan Hema.
Sumber lokal menyebutkan bahwa proses evakuasi dan pengambilan jenazah sempat tertunda karena kondisi keamanan yang tidak stabil, sehingga beberapa mayat baru ditemukan setelah waktu tertentu. UN mission MONUSCO mengecam lonjakan kekerasan baru-baru ini di provinsi timur negara itu, yang menurut misi tersebut termasuk serangkaian serangan oleh berbagai kelompok bersenjata.
Hingga laporan ini ditulis, angka korban dan rincian insiden belum dapat diverifikasi secara independen. Belum ada pernyataan resmi terperinci dari otoritas setempat mengenai motif tepat serangan atau jumlah pelaku yang terlibat. Sumber lokal menyebutkan bahwa ketegangan etnis dan perebutan sumber daya, termasuk tambang emas, menjadi pemicu kekerasan berulang di daerah tersebut.
Berdasarkan keterangan awal, korban didominasi warga sipil yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian akibat pembakaran rumah serta pemindahan paksa. Tim redaksi masih memverifikasi laporan lebih lanjut dan upaya konfirmasi dari pihak berwenang terus dilakukan.
Photo by: Musaddek Sayek, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship