AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre AS dan Israel Dinilai Merusak Proses Diplomasi dengan Melanggar Gencatan Senjata, Kata Iran Keamanan Resistensi Gaza Tahan Sejumlah Diduga Kolaborator Agenda Kebudayaan di Suriah, Rabu 10 Juni 2026 Iran Klaim Serang Basis AS di Bahrain, Kuwait, dan Yordania sebagai Balasan DHS Ungkap Syarat Trump untuk Timnas Iran Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026 NBA Dinilai Berisiko ‘Sportswashing’ karena Koneksi dengan UAE Bahrain: Kementerian Dalam Negeri Umumkan Peluncuran Sirene Peringatan Sumber Daya Air Raqqa Lanjutkan Pemeliharaan Jaringan Irigasi dan Tingkatkan Kesiapan Instalasi Operasional Albanese: ‘Kita perlu melakukan lebih banyak’ soal harga rumah; Australia gabung sanksi terhadap ‘extremist settlers’ di Tepi Barat Lebanon: 11 Tewas dalam Serangan Udara Israel di Tyre

Kepala Staf IDF: Israel Butuh 15.000 Rekrut Tambahan, Seruan Reformasi Wamil dan Perubahan Aturan Pengangkatan

Admin May 11, 2026 at 04:04
Kepala Staf IDF: Israel Butuh 15.000 Rekrut Tambahan, Seruan Reformasi Wamil dan Perubahan Aturan Pengangkatan

Berdasarkan laporan, Kepala Staf Angkatan Pertahanan Israel (IDF) Eyal Zamir memperingatkan kebutuhan mendesak akan 15.000 rekrut tambahan untuk mempertahankan operasi di beberapa front, termasuk Gaza, Lebanon, dan ancaman dari Iran. Menurut data yang disampaikan Zamir pada Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Knesset, sekitar 7.000–8.000 dari kebutuhan itu harus berupa prajurit tempur.

Zamir menekankan bahwa tekanan internal pada tentara meningkat akibat kegagalan pemerintah menyelesaikan krisis legislatif terkait wajib militer kaum ultra-Ortodoks (haredi) serta perpanjangan masa dinas wajib dan cadangan. Ia menyebut langkah-langkah tersebut sebagai kebutuhan eksistensial untuk menjaga kesiapan operasional IDF. Sumber lokal menyebutkan ketegangan politik memuncak karena oposisi menuduh pemerintahan Netanyahu lebih mengutamakan stabilitas koalisi daripada keamanan nasional.

Hingga laporan ini ditulis, belum dapat diverifikasi secara independen rincian internal militer yang lebih mendalam mengenai angka kebutuhan personel dan waktu pelaksanaan perekrutan massal. Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi dari Kementerian Pertahanan Israel terkait langkah konkret yang akan diambil pemerintah.

Selain itu, menurut laporan terpisah, Komite Menteri untuk Legislasi telah menyetujui RUU inisiatif Menteri Kehakiman Yariv Levin yang akan merombak proses pengangkatan pejabat sipil senior. RUU tersebut menggantikan mekanisme seleksi profesional dan tender publik dengan kewenangan menteri untuk menunjuk dan memberhentikan jabatan puncak—termasuk kepala IDF, Mossad, dan Shin Bet—dengan diskresi eksklusif pemerintah. Pendukung mengatakan perubahan ini mengembalikan “tata kelola” yang selaras dengan kebijakan terpilih, sementara Kantor Jaksa Agung memperingatkan RUU itu akan menyebabkan politisasi lengkap terhadap birokrasi publik dan menghancurkan jaminan profesional yang esensial.

Sumber: Middle East Monitor (melaporkan melalui Anadolu) dan The Jerusalem Post. Belum dapat diverifikasi secara independen; tim redaksi masih memverifikasi beberapa klaim dan detail legislatif yang dilaporkan.

Photo by: Tomer Dahari, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.