Israel Hentikan Serangan ke Iran atas Permintaan Trump, Lanjutkan Operasi di Lebanon
Berdasarkan laporan Anadolu, seorang pejabat senior Israel mengatakan bahwa negara itu akan menghentikan serangan udara terhadap Iran atas permintaan Presiden AS Donald Trump, namun akan melanjutkan ofensifnya di Lebanon “dengan kekuatan penuh”.
Menurut data yang dikutip media Yedioth Ahronoth, pejabat tersebut menyampaikan bahwa “atas permintaan Trump, kami menghentikan serangan ke Iran.” Pernyataan serupa dilaporkan oleh penyiar publik Israel KAN yang mengutip seorang pejabat tak bernama, bahwa angkatan bersenjata “akan menghentikan tembakan ke Iran, tetapi tidak di Lebanon selatan.”
Sumber lokal menyebutkan bahwa Israel memperingatkan akan menindak jika ada tembakan menuju permukiman; menurut pejabat yang dikutip, operasi akan diarahkan ke daerah Dahieh di Beirut apabila serangan dilancarkan dari sana. Percakapan telepon antara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Presiden Trump disebut pejabat itu “secara keseluruhan berlangsung baik.”
Hingga laporan ini ditulis, belum ada rincian resmi mengenai jumlah korban atau kerusakan materil akibat eskalasi terbaru antara Israel, Iran, dan kelompok-kelompok di Lebanon. Pernyataan dari Tehran maupun konfirmasi lapangan lainnya juga belum diperoleh.
Belum dapat diverifikasi secara independen sejumlah klaim yang beredar terkait target dan skala serangan. Tim redaksi masih memverifikasi perkembangan lebih lanjut dan akan memperbarui berita saat informasi tambahan tersedia.
Photo by: Saifee Art, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel