Universitas Minnesota Batalkan Penunjukan Raz Segal Setelah Tekanan Terkait Pernyataannya tentang Gaza
Berdasarkan laporan, Universitas Minnesota menarik kembali penunjukan sejarawan Raz Segal sebagai direktur Center for Holocaust and Genocide Studies setelah menerima tekanan dari donor dan kelompok pro-Israel.
Menurut data yang dipublikasikan oleh RT Arabic yang mengutip Yedioth Ahronoth, universitas tersebut mencapai penyelesaian hukum senilai sekitar $250.000 dengan Segal setelah pencabutan tawaran itu. Belum dapat diverifikasi secara independen besaran penyelesaian tersebut dan rincian negosiasi antara pihak-pihak yang terlibat.
Sumber lokal menyebutkan bahwa pencabutan penunjukan muncul menyusul kontroversi atas sebuah artikel yang ditulis Segal, di mana ia menggambarkan tindakan Israel di Gaza sebagai “textbook case of genocide”. Tekanan dari donor dan kelompok pro-Israel, menurut laporan, menjadi faktor penentu keputusan universitas.
Hingga laporan ini ditulis, Segal tetap menjabat sebagai profesor di Stockton University dan menyatakan bahwa penyelesaian tersebut merupakan kemenangan melawan sensor akademik. Pernyataan universitas tentang alasan resmi pencabutan penunjukan dan detail internal terkait tekanan eksternal belum dipublikasikan secara lengkap.
Belum dapat diverifikasi secara independen klaim tentang motif para donor atau organisasi yang mendorong pencabutan tersebut. Tim redaksi masih memverifikasi dokumen terkait penyelesaian dan pernyataan resmi dari Universitas Minnesota serta pihak-pihak yang disebut dalam laporan.
Menurut data awal yang beredar, peristiwa ini menimbulkan perdebatan tentang kebebasan akademik, peran donor dalam kebijakan universitas, dan batasan kebijakan pengangkatan jabatan akademik di institusi publik di Amerika Serikat.
Photo by: Monirul Islam, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel