Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Christopher Landau Wakili Pemerintahan AS pada Pelantikan Keiko Fujimori Presiden Suriah Tolak Intervensi Militer di Lebanon, Dukung Monopoli Senjata oleh Negara Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Dolar AS Turun Setelah AS Menangguhkan Serangan ke Iran Dihancurkan 62 Kendaraan Pasukan Dukungan Cepat, Tentara Sudan Maju di Kordofan Utara Guterres Kunjungi Penjara ‘Assad’ Sednaya Khamenei Kaitkan Kesepakatan Perdamaian AS-Iran dengan Penghentian Serangan Israel ke Lebanon Christopher Landau Wakili Pemerintahan AS pada Pelantikan Keiko Fujimori Presiden Suriah Tolak Intervensi Militer di Lebanon, Dukung Monopoli Senjata oleh Negara

Iran Bantah Klaim Trump soal Pembebasan Warga AS oleh Teheran

Admin July 17, 2026 at 13:03
Iran Bantah Klaim Trump soal Pembebasan Warga AS oleh Teheran

Berdasarkan laporan dari sejumlah media internasional, Presiden Donald Trump mengumumkan lewat akun Truth Social bahwa seorang wanita berkewarganegaraan ganda AS-Iran telah dibebaskan oleh pihak Iran sebagai ‘gesture of goodwill’ dan sudah berada di luar negara tersebut.

Menurut data yang disampaikan oleh kantor kehakiman Iran dan dikutip media pemerintah, tidak ada warga negara Amerika yang dibebaskan atau dipertukarkan dari penjara di Iran. Pernyataan itu menegaskan ‘Tidak ada mata-mata Amerika yang dibebaskan dari penjara.’

Hingga laporan ini ditulis, klaim mengenai pembebasan tersebut masih terdapat perbedaan antara pernyataan resmi AS dan pernyataan otoritas Iran. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah wanita yang dimaksud—yang oleh beberapa pihak disebut bernama Dena Karari—benar-benar telah meninggalkan Iran.

Sumber lokal menyebutkan bahwa media negara Iran tidak melaporkan adanya proses pembebasan atau pertukaran tahanan. Sementara itu, Gedung Putih menyatakan pengembalian warga yang ditahan tetap menjadi prioritas, namun tidak memberikan konfirmasi rinci terkait kasus tersebut.

Tim redaksi masih memverifikasi informasi dari kedua belah pihak dan akan memperbarui berita jika ada konfirmasi resmi lebih lanjut.

Photo by: Ultra, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.