Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi

Inggris Keluarkan Lisensi Militer £20,5 Juta untuk Israel, Perundingan Pelucutan Senjata Hamas Mandek

Admin May 8, 2026 at 22:05
Inggris Keluarkan Lisensi Militer £20,5 Juta untuk Israel, Perundingan Pelucutan Senjata Hamas Mandek

Berdasarkan laporan Middle East Monitor (MEMO) dan The Jerusalem Post, pemerintah Inggris telah mengeluarkan lisensi militer baru terkait Israel meskipun sebelumnya sempat menghentikan ekspor senjata pada September 2024. Menurut data Departemen Bisnis dan Perdagangan Inggris (DBT), nilai total lisensi baru mencapai £20,5 juta, termasuk satu lisensi senilai $11,85 juta untuk komponen perangkat penargetan. Pemerintah Inggris menyatakan lisensi itu mematuhi larangan karena barang dimaksudkan untuk “re-ekspor” ke pihak ketiga, bukan langsung untuk Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Sumber lokal menyebutkan kelompok advokasi Campaign Against Arms Trade (CAAT) mengecam kebijakan ini sebagai “legal fiction” dan memperingatkan risiko “auto-diversion” di mana peralatan bisa dialihkan untuk penggunaan militer Israel di Gaza. Menurut data The Jerusalem Post, negosiasi mengenai pelucutan senjata Hamas di bawah rencana damai paska-pemikiran administrasi sebelumnya tetap buntu dalam dilema keamanan yang digambarkan sebagai “chicken-and-egg”: Hamas menyatakan kesediaan teoretis untuk menyerahkan senjata hanya jika ada penarikan penuh Israel, penempatan pasukan stabilisasi internasional, dan jaminan amnesti pribadi, sedangkan Israel menuntut demiliterisasi total sebelum penarikan. Menurut data, Israel kini menguasai sekitar 59% wilayah Gaza, sementara krisis kemanusiaan dan logistik semakin parah. Hingga laporan ini ditulis, klaim dan angka terkait dampak di lapangan belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut terkait lisensi, jalur re-ekspor, serta pernyataan pihak terkait.

Photo by: Plastic Lines, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.