Hamas: Pendekatan yang Dapat Diterima Tercapai pada Isu-Isu Genting Gencatan Senjata Gaza
Berdasarkan laporan, gerakan Palestina Hamas menyatakan Selasa bahwa “pendekatan yang dapat diterima” telah dicapai terkait sejumlah isu yang memicu perdebatan dalam perjanjian gencatan senjata dengan Israel setelah pembicaraan di Kairo. Menurut data yang disampaikan kepada Anadolu oleh juru bicara Hamas Hazem Qassem, diskusi di ibu kota Mesir menghasilkan “pendekatan yang dapat diterima dari para pihak yang berpartisipasi dalam pembicaraan mengenai isu-isu yang menjadi sengketa dalam perjanjian gencatan senjata.”
Qassem mengatakan Hamas dan faksi-faksi Palestina lain menanggapi proposal yang diajukan oleh mediator dari Mesir, Qatar, dan Turki dengan “fleksibilitas dan sikap positif” demi “tanggung jawab nasional untuk menghentikan genosida di Gaza.” Ia menambahkan bahwa “bola kini ada di pihak penjajah (Israel) dan Dewan Perdamaian, yang diwakili oleh direktur eksekutifnya, Nickolay Mladenov, untuk mengambil langkah selanjutnya.”
Sumber lokal menyebutkan bahwa serangan udara Israel terus melukai infrastruktur dan area tempat pengungsian, dengan foto-foto yang beredar menunjukkan tenda-tenda penampungan dan bangunan yang rusak di Khan Yunis. Menurut data sementara, serangan-serangan tersebut dilaporkan menyebabkan beberapa warga Palestina gugur dan sejumlah korban luka, namun rincian pasti masih belum jelas. Hingga laporan ini ditulis, pernyataan Hamas dan klaim terkait dampak serangan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Tim redaksi masih memverifikasi informasi dari berbagai pihak, termasuk rincian teknis perjanjian dan respons resmi dari delegasi Israel maupun perwakilan Dewan Perdamaian. Sementara itu, Hamas menegaskan kesiapan untuk menyelesaikan poin-poin yang disengketakan asalkan pihak lain juga mengambil langkah yang diperlukan untuk mengakhiri kekerasan dan membuka akses bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Photo by: Monirul Islam, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel