Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

DHS Tutup Kantor Pengawas Imigrasi AS di Tengah Rekor Lonjakan Kematian Tahanan

Admin May 8, 2026 at 05:01
DHS Tutup Kantor Pengawas Imigrasi AS di Tengah Rekor Lonjakan Kematian Tahanan

Berdasarkan laporan dari berbagai sumber internasional, Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) telah resmi menutup Kantor Ombudsman Penahanan Imigrasi (OIDO) dengan alasan kegagalan pendanaan dari Kongres. Menurut data yang tersedia, OIDO didirikan pada tahun 2019 sebagai lembaga pengawas independen untuk menangani kasus kematian tahanan, layanan medis, dan pelanggaran perilaku pegawai. Hingga laporan ini ditulis, sejumlah kritikus dan aktivis imigrasi menuduh pemerintah sengaja melumpuhkan fungsi pengawasan ini, mengingat jumlah staf telah dipangkas secara drastis dari 100 orang menjadi hanya lima orang sebelum penutupan dilakukan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa hilangnya pengawasan internal ini terjadi di saat angka kematian tahanan imigrasi mencapai rekor tertinggi dan jumlah individu yang ditahan dalam jangka panjang terus meningkat. Di sisi lain, situasi keamanan di Timur Tengah juga menunjukkan perkembangan baru. Otoritas Israel dilaporkan telah menyita 21 truk yang diselundupkan ke Jalur Gaza tanpa melalui prosedur inspeksi keamanan yang semestinya. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah operasi penyelundupan ini melibatkan kerja sama antara pejabat IDF dan Palestina, namun tim redaksi masih memverifikasi dugaan adanya koordinasi internal dalam praktik tersebut.

Photo by: Irgi Nur Fadil, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.