DHS Tutup Kantor Pengawas Imigrasi AS di Tengah Rekor Lonjakan Kematian Tahanan
Berdasarkan laporan dari berbagai sumber internasional, Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) telah resmi menutup Kantor Ombudsman Penahanan Imigrasi (OIDO) dengan alasan kegagalan pendanaan dari Kongres. Menurut data yang tersedia, OIDO didirikan pada tahun 2019 sebagai lembaga pengawas independen untuk menangani kasus kematian tahanan, layanan medis, dan pelanggaran perilaku pegawai. Hingga laporan ini ditulis, sejumlah kritikus dan aktivis imigrasi menuduh pemerintah sengaja melumpuhkan fungsi pengawasan ini, mengingat jumlah staf telah dipangkas secara drastis dari 100 orang menjadi hanya lima orang sebelum penutupan dilakukan.
Sumber lokal menyebutkan bahwa hilangnya pengawasan internal ini terjadi di saat angka kematian tahanan imigrasi mencapai rekor tertinggi dan jumlah individu yang ditahan dalam jangka panjang terus meningkat. Di sisi lain, situasi keamanan di Timur Tengah juga menunjukkan perkembangan baru. Otoritas Israel dilaporkan telah menyita 21 truk yang diselundupkan ke Jalur Gaza tanpa melalui prosedur inspeksi keamanan yang semestinya. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah operasi penyelundupan ini melibatkan kerja sama antara pejabat IDF dan Palestina, namun tim redaksi masih memverifikasi dugaan adanya koordinasi internal dalam praktik tersebut.
Photo by: Irgi Nur Fadil, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship