Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi

Araghchi: Perundingan AS-Iran ‘Terhambat oleh Kurangnya Kepercayaan’

Admin May 16, 2026 at 11:04
Araghchi: Perundingan AS-Iran ‘Terhambat oleh Kurangnya Kepercayaan’

Berdasarkan laporan Middle East Eye, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pada Jumat bahwa perundingan antara Amerika Serikat dan Iran sedang “terhambat oleh kurangnya kepercayaan”. Pernyataan itu disampaikan saat Araghchi menghadiri pertemuan menteri luar negeri BRICS di New Delhi.

Menurut data yang disampaikan dalam pertemuan tersebut, Araghchi menegaskan bahwa Tehran menginginkan syarat-syarat yang jelas dan terdefinisi sebelum menyetujui setiap kesepakatan, dan bahwa upaya tekanan militer dari AS tidak berhasil mencapai tujuan Washington. Ia menambahkan bahwa pernyataan-pernyataan yang saling bertentangan dari pihak Washington menimbulkan keraguan mengenai niat AS, meskipun Iran tetap terbuka terhadap “kesepakatan yang adil dan seimbang”.

Sumber lokal menyebutkan Araghchi juga menyoroti kesiapan Tehran untuk keterlibatan pihak ketiga dalam mediasi, namun ia menekankan bahwa kejelasan dan jaminan konkret menjadi prasyarat bagi kelanjutan dialog. Hingga laporan ini ditulis, detail lebih lanjut mengenai kemungkinan langkah konkret lanjutan belum diumumkan.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ada tawaran spesifik yang sedang dibahas di luar pernyataan publik tersebut, atau sejauh mana pihak AS merespons tuntutan Tehran tentang kejelasan syarat.

Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan tambahan dari kedua belah pihak dan perkembangan lebih lanjut terkait jalannya pembicaraan diplomatik ini.

Photo by: Saifee Art, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.