Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi Mantan Presiden Yaman Abdrabbuh Mansur Hadi Gugur di Riyadh Israel Rencana Perluas Kontrol atas Gaza dalam Beberapa Bulan Mendatang Self-engineered decay: Mengapa runtuhnya politik Israel tak terpisahkan dari kejahatan perang Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi

Anak Yatim Gaza Temukan Pelipur Lara melalui Sepak Bola di Tengah Reruntuhan

Admin May 10, 2026 at 22:04
Anak Yatim Gaza Temukan Pelipur Lara melalui Sepak Bola di Tengah Reruntuhan

Berdasarkan laporan Al Jazeera, Mohammed Eyad Azzam, 16 tahun, menjadi tulang punggung bagi neneknya setelah serangan udara Israel pada 2024 yang menyebabkan seluruh anggota keluarganya gugur.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Palestinian Football Association (PFA), lebih dari 1.100 orang yang terkait dengan dunia olahraga telah gugur dan 265 fasilitas olahraga hancur di Gaza. Belum dapat diverifikasi secara independen.

Hingga laporan ini ditulis, PFA terus menyelenggarakan turnamen usia muda di sejumlah lapangan yang masih tersisa meski kondisi infrastruktur sangat terbatas.

Sumber lokal menyebutkan bahwa para remaja menempuh perjalanan berbahaya melintasi reruntuhan untuk bisa tiba di lokasi latihan dan pertandingan. Bagi banyak anak yatim, sepak bola menjadi alat untuk memproses duka, melepaskan energi negatif, dan menghormati impian profesional orang tua mereka.

PFA juga mengkritik FIFA karena apa yang dianggapnya sebagai “standar ganda” dalam penegakan sanksi internasional; klaim ini tim redaksi masih memverifikasi.

Para pelatih dan pekerja sosial mengatakan partisipasi dalam olahraga memberi manfaat psikologis nyata: meningkatkan rutinitas, membangun kebersamaan, dan memberikan tujuan bagi remaja yang kehilangan keluarga. Namun, dukungan fasilitas dan pendanaan masih sangat terbatas.

Belum dapat diverifikasi secara independen berapa banyak dari fasilitas yang rusak yang akan dapat diperbaiki dalam waktu dekat, dan bagaimana akses aman bagi anak-anak ke lapangan akan dipastikan.

Sumber lokal menyebutkan juga bahwa turnamen kecil ini kadang dihadiri komunitas setempat yang berupaya memberi bantuan makanan dan peralatan. Tim redaksi masih memverifikasi detail lebih lanjut terkait jumlah peserta dan jadwal kompetisi.

Photo by: Musa Alzanoun | موسى الزعنون, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.