Air France Perpanjang Penangguhan Penerbangan Beirut, Hentikan Sementara Layanan ke Riyadh dan Dubai
Berdasarkan laporan, Air France pada Senin mengumumkan memperpanjang penangguhan semua penerbangan ke dan dari Beirut, Lebanon, hingga 2 Agustus. Menurut data yang dirilis maskapai, layanan ke dan dari Riyadh, Arab Saudi, juga dihentikan sementara sampai 24 Juli (untuk keberangkatan dari Riyadh sampai 25 Juli), sementara penerbangan ke dan dari Dubai, Uni Emirat Arab, ditangguhkan untuk waktu tertentu karena situasi keamanan di Timur Dekat dan kawasan Timur Tengah.
Maskapai menyatakan bahwa “lanjutan operasi akan tetap bergantung pada penilaian situasi keamanan setempat, yang berkembang pesat,” merujuk pada berlanjutnya ketegangan dan hostilitas antara Amerika Serikat dan Iran yang memengaruhi beberapa negara di wilayah tersebut. Hingga laporan ini ditulis, belum ada kepastian kapan layanan akan kembali normal.
Sumber lokal menyebutkan meningkatnya kekhawatiran akan keselamatan transportasi udara di kawasan akibat eskalasi ketegangan. Menurut data yang diumumkan Air France, penangguhan ini diberlakukan sebagai langkah pencegahan untuk melindungi penumpang dan staf.
Belum dapat diverifikasi secara independen laporan terkait dampak langsung penangguhan terhadap jadwal penumpang, kargo, dan koneksi penerbangan. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan memperbarui perkembangan selanjutnya.
Photo by: Zheka Boychenko, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel