WHO Peringatkan Negara Agar Tak Berlakukan Pembatasan Perjalanan Saat Wabah Ebola
Berdasarkan laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus memperingatkan negara-negara agar tidak memberlakukan pembatasan perjalanan yang berlebihan akibat wabah Ebola di timur Republik Demokratik Kongo. Menurut data WHO dan organisasi kemanusiaan, wabah ini disebabkan oleh strain Bundibugyo yang jarang terjadi dan belum memiliki vaksin atau pengobatan yang disetujui. Hingga laporan ini ditulis, tercatat lebih dari 900 kasus tersangka dan lebih dari 200 kematian di wilayah yang terdampak; angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Sumber lokal menyebutkan bahwa penutupan perbatasan sementara dan larangan perjalanan oleh beberapa negara justru menghambat pengiriman bantuan dan mengurangi transparansi, serta mendorong masyarakat untuk menyembunyikan kasus. Tedros menegaskan pembatasan semacam itu dapat menghalangi respons medis dan memperburuk penyebaran, sementara organisasi kemanusiaan melaporkan tantangan logistik dan penolakan terhadap protokol penguburan medis. Tim redaksi masih memverifikasi laporan mengenai serangan milisi terhadap fasilitas kesehatan dan rincian jumlah korban, dan WHO mendesak fokus pada penguatan sistem kesehatan, pengiriman tenaga medis, serta upaya membangun kepercayaan komunitas untuk menahan wabah ini.
Photo by: Tima Miroshnichenko, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship