Utusan Board of Peace: ‘Kami tidak meminta Hamas hilang sebagai gerakan politik’
Berdasarkan laporan Anadolu Agency, Nickolay Mladenov, utusan tinggi Board of Peace yang mengawasi gencatan senjata Gaza, menegaskan bahwa pihaknya tidak meminta Hamas ‘hilang sebagai gerakan politik’. Mladenov mengatakan pada konferensi pers di Yerusalem bahwa tuntutan utama adalah dilakukannya pelucutan senjata terhadap Hamas dan kelompok bersenjata lainnya, yang ia gambarkan sebagai hal yang ‘tidak dapat dinegosiasikan’.
Menurut data, gencatan senjata mulai diberlakukan pada Oktober 2025 dan hingga sekitar tujuh bulan kemudian masih banyak langkah penting yang belum tercapai. ‘Pintu menuju masa depan Gaza masih tertutup,’ kata Mladenov, menambahkan bahwa kondisi saat ini bukanlah apa yang dijanjikan kepada warga Palestina dan juga tidak memberi Israel keamanan yang cukup untuk maju.
Menurut data dari beberapa laporan internasional, lebih dari dua juta orang telah mengungsi dan sebagian wilayah Gaza tetap berada di bawah kontrol militer Israel; klaim-klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen. Sumber lokal menyebutkan bahwa upaya-upaya untuk membongkar jaringan senjata dan infrastruktur militer masih menemui hambatan karena adanya perdebatan tentang syarat-syarat penarikan pasukan Israel dan rekonstruksi wilayah.
Sementara itu, beberapa laporan menyebutkan bahwa Hamas mencoba mengaitkan pelucutan senjata dengan penarikan penuh pasukan Israel dari wilayah-wilayah tertentu; tim redaksi masih memverifikasi kebenaran rinci klaim tersebut. Laporan lain, termasuk dari media Israel, memperingatkan bahwa unsur-unsur militan diduga sedang membangun kembali kapasitas mereka di area yang tidak dikuasai oleh pasukan Israel — sebuah klaim yang belum dapat diverifikasi secara independen.
Hingga laporan ini ditulis, gencatan senjata dilaporkan masih bertahan meski tidak sempurna. Mladenov menekankan bahwa solusi yang berkelanjutan harus mencakup larangan keberadaan senjata di luar struktur yang diakui, rekonstruksi yang adil untuk Gaza, serta pembentukan pemerintahan Palestina yang dapat berfungsi — tetapi semua itu menurutnya bergantung pada pelucutan senjata yang nyata.
Pernyataan Mladenov ini disampaikan di tengah pertemuan yang dilaporkan terjadi antara perwakilan Board of Peace dan pejabat Israel untuk membahas rencana-langkah masa depan Gaza. Tim redaksi masih memverifikasi detail pertemuan dan implikasi rencana tersebut terhadap proses perdamaian yang lebih luas.
Photo by: Monirul Islam, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship