Trump: Iran deal ‘Sebagian Besar Dinegosiasikan’, Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali
Berdasarkan laporan dari pernyataan Presiden AS Donald Trump di platform Truth Social dan liputan beberapa media internasional, Trump menyatakan bahwa “an Agreement has largely been negotiated” dengan Iran dan bahwa rincian yang sedang dibahas akan “diumumkan segera”.
Menurut data yang disampaikan, Trump menambahkan bahwa salah satu elemen perjanjian tersebut adalah pembukaan kembali Selat Hormuz. Pernyataan itu muncul setelah serangkaian panggilan terpisah dengan pemimpin sejumlah negara mayoritas Muslim dan panggilan terpisah dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Beberapa laporan lain, termasuk ringkasan dari media internasional, menyebutkan bahwa kesepakatan yang mendekati finalisasi itu melibatkan pembicaraan tentang pembatasan program nuklir Iran, kemungkinan pencairan aset Iran yang dibekukan, serta mekanisme keamanan regional. Namun, rincian yang dilaporkan berbeda antar sumber.
Hingga laporan ini ditulis, belum ada naskah resmi perjanjian yang dipublikasikan dan klaim mengenai finalisasi masih dalam tahap konfirmasi. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah semua pihak yang tercantum telah menyetujui semua ketentuan, termasuk detail teknis dan jadwal implementasi.
Sumber lokal menyebutkan bahwa panggilan yang dimaksud melibatkan negara-negara Teluk dan mitra regional lainnya, namun daftar lengkap peserta dan isi percakapan masih belum konsisten antar laporan. Tim redaksi masih memverifikasi nama-nama pihak yang terlibat serta substansi pembicaraan.
Jika pembukaan kembali Selat Hormuz terwujud, para analis memperingatkan potensi dampak terhadap arus perdagangan energi global. Hingga ada konfirmasi resmi mengenai jadwal dan mekanisme pembukaan, perkembangan akan terus dipantau.
Belum dapat diverifikasi secara independen; tim redaksi masih memverifikasi seluruh rincian.
Photo by: Saifee Art, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship