Trump Ancam Prancis dengan Tarif 100% atas Anggur karena Pajak Digital
Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman akan menerapkan tarif bea masuk 100% atas semua impor anggur dan sampanye Prancis jika Presiden Emmanuel Macron tidak mencabut pajak layanan digital (digital services tax) sebesar 3% yang dikenakan pada perusahaan teknologi Amerika.
Menurut data yang dikutip, langkah ini — yang disampaikan menjelang KTT G7 — akan menjadi eskalasi signifikan dalam ketegangan perdagangan transatlantik. Pajak digital Prancis ditujukan pada perusahaan seperti Google, Apple, Amazon, dan Meta, yang menurut pihak AS dianggap diskriminatif.
Menurut data, industri anggur Prancis mengekspor miliaran euro tiap tahun; beberapa laporan menyebut nilai ekspor sekitar €9 miliar secara global, sementara ekspor ke Amerika Serikat diperkirakan sekitar $2 miliar per tahun. Saat ini anggur Prancis sudah dikenakan tarif sekitar 15% dalam beberapa kategori, sehingga usulan tarif 100% akan berdampak besar pada sektor tersebut.
Hingga laporan ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Istana Élysée atau Kementerian Perdagangan Prancis. Gedung Putih, melalui pernyataan pejabat yang dikutip media, menegaskan bahwa pemerintah AS tidak akan mentolerir apa yang disebutnya pajak “pemerasan” terhadap perusahaan negaranya.
Belum dapat diverifikasi secara independen apakah ancaman itu akan diubah menjadi kebijakan formal atau tetap berupa tekanan politik. Sumber lokal menyebutkan bahwa ketegangan perdagangan antara Washington dan Paris meningkat menjelang pertemuan puncak internasional, dan diskusi-diskusi tingkat menteri sedang berlangsung.
Tim redaksi masih memverifikasi kronologi lengkap pernyataan dan apakah ada memo kebijakan dari Gedung Putih yang mengatur langkah-langkah lanjutan. Kami akan memperbarui berita ini jika ada konfirmasi resmi atau perkembangan baru.
Photo by: Maxime LEVREL, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel