PM Spanyol Bela Lamine Yamal yang Mengibarkan Bendera Palestina
Berdasarkan laporan Associated Press, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menanggapi tindakan bintang Barcelona, Lamine Yamal, yang menampilkan bendera Palestina saat perayaan gelar La Liga. Menurut data, insiden itu terjadi pada parade juara yang digelar pada 12 Mei 2026; pemain berusia 18 tahun tersebut mengibarkan bendera itu dari bus tim dan membagikan momen itu di akun media sosialnya. Sánchez mengatakan bahwa posisi diplomatik Spanyol sudah jelas: “Spanyol telah mengakui negara Palestina”, dan menegaskan bahwa negara itu sejak awal mengecam serangan oleh Hamas serta kemudian mengecam perang yang dijalankan oleh otoritas Israel di Jalur Gaza.
Sumber lokal menyebutkan bahwa sekitar 750.000 orang menghadiri parade tersebut, namun Belum dapat diverifikasi secara independen angka pastinya. Pelatih Barcelona, Hansi Flick, juga memberi komentar bahwa ia lebih memilih memisahkan politik dari sepak bola namun menghormati hak Yamal sebagai orang dewasa untuk membuat keputusan pribadinya. Hingga laporan ini ditulis, Tim redaksi masih memverifikasi adanya reaksi resmi lebih lanjut dari pihak klub terkait kemungkinan tindakan disipliner atau pernyataan tambahan dari federasi sepak bola.
Berdasarkan laporan, peristiwa ini terjadi di tengah sorotan internasional terhadap ekspresi politik oleh figur publik dalam konteks konflik di Gaza, dan Sánchez menekankan bahwa Spanyol tetap mendorong penyelesaian damai. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah insiden ini akan memicu tindakan diplomatik baru atau protes lanjutan, dan Tim redaksi masih memverifikasi perkembangan terbaru serta pernyataan resmi dari semua pihak terkait.
Photo by: El gringo photo, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship