Gugurnya Warga dan Kehancuran Luas Akibat Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis Khatam-e-Namaz: Tradisi Unik Rohingya Merayakan Eid al-Fitr dengan Doa dan Kuliner The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel 9 Warga Palestina Terluka Akibat Pengeboman di Gaza pada Hari Ketiga Idul Adha Netanyahu Perintahkan Tentara Kuasai 70 Persen Jalur Gaza Gugurnya Warga dan Kehancuran Luas Akibat Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis Khatam-e-Namaz: Tradisi Unik Rohingya Merayakan Eid al-Fitr dengan Doa dan Kuliner The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel 9 Warga Palestina Terluka Akibat Pengeboman di Gaza pada Hari Ketiga Idul Adha Netanyahu Perintahkan Tentara Kuasai 70 Persen Jalur Gaza

Penghinaan terhadap Ingatan Nakba Palestina di PBB

Admin May 19, 2026 at 22:09
Penghinaan terhadap Ingatan Nakba Palestina di PBB

Berdasarkan laporan, peringatan Nakba yang jatuh baru-baru ini kembali memicu kritik terhadap Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena dinilai gagal menghadapi akar masalah sejarah dan kolonialisme yang dialami rakyat Palestina. Menurut laporan yang beredar, pidato Presiden Majelis Umum PBB, Annalena Baerbock, pada sesi peringatan tersebut tidak menyebutkan istilah “kolonialisme” dan tidak mengakui peran PBB dalam mendukung Rencana Pemisahan 1947 yang kemudian membawa serangkaian peristiwa pengusiran dan pengungsian Palestina.

Menurut data historis, Nakba 1948 menyebabkan ratusan ribu orang Palestina mengungsi dari tanah air mereka; kondisi yang kemudian menjadi bagian penting dari ingatan kolektif Palestina. Kritik yang dilontarkan menyatakan bahwa bahkan setelah apa yang beberapa pejabat sebut sebagai “Nakba 2.0”, PBB tetap enggan mengakui adanya dimensi kolonial dalam konflik yang sedang berlangsung.

Sumber lokal menyebutkan bahwa keluarga-keluarga Palestina merasakan penghinaan ketika peringatan resmi di forum internasional hanya diberi narasi yang menurut mereka netral atau mengabaikan tanggung jawab historis. Demonstrasi pro-Palestina juga terjadi di luar negeri—menurut data dan dokumentasi acara, aksi longmarch dan unjuk rasa tercatat di beberapa kota, termasuk di Toronto pada peringatan ke-78 Nakba—sebagai bentuk penolakan terhadap apa yang dianggap pemutihan sejarah.

Hingga laporan ini ditulis, klaim tentang kecenderungan PBB untuk menghindari kata “kolonialisme” dalam peringatan resmi masih memicu perdebatan di kalangan aktivis, akademisi, dan diplomat. Beberapa pihak menilai sikap itu memperpanjang penderitaan rakyat Palestina karena menolak mengakui dimensi struktural dari konflik, sementara pihak lain mempertahankan bahwa bahasa diplomatik dipilih untuk menjaga konsensus internasional.

Berdasarkan laporan dan analisis para pengkritik, penggunaan ingatan kolektif Palestina dalam pidato-pidato peringatan PBB terkesan instrumental—dipakai untuk merawat legitimasi PBB tanpa benar-benar menghadapi akar masalah. Pernyataan semacam ini, menurut sumber, menimbulkan kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat Palestina yang kehilangan anggota keluarga dan tanah.

Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim terkait pernyataan resmi PBB yang disengaja untuk mengabaikan aspek kolonialisme; dokumentasi pidato dan reaksi diplomatik masih dikaji. Tim redaksi masih memverifikasi beberapa sumber dan pernyataan pihak terkait untuk memastikan akurasi pemberitaan sebelum publikasi berikutnya.

Photo by: Mohammed Abubakr, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.