The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel 9 Warga Palestina Terluka Akibat Pengeboman di Gaza pada Hari Ketiga Idul Adha Netanyahu Perintahkan Tentara Kuasai 70 Persen Jalur Gaza Prancis Desak Penyelidikan Pidana Usai Penganiayaan Warga Prancis di ‘Armada Keteguhan’ Pemecah Blokade Gaza Hingga Pemberitahuan Selanjutnya: Masjid Ibrahimi di Hebron Ditutup The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel 9 Warga Palestina Terluka Akibat Pengeboman di Gaza pada Hari Ketiga Idul Adha Netanyahu Perintahkan Tentara Kuasai 70 Persen Jalur Gaza Prancis Desak Penyelidikan Pidana Usai Penganiayaan Warga Prancis di ‘Armada Keteguhan’ Pemecah Blokade Gaza Hingga Pemberitahuan Selanjutnya: Masjid Ibrahimi di Hebron Ditutup

Pasukan Pendudukan Aniaya Aktivis Flotilla “Asṭul al-Ṣumūd”; Ben-Gvir Memprovokasi dan Menghasut

Admin May 20, 2026 at 21:05
Pasukan Pendudukan Aniaya Aktivis Flotilla “Asṭul al-Ṣumūd”; Ben-Gvir Memprovokasi dan Menghasut

Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional dan sumber lokal, pasukan angkatan laut Israel mencegat dan menahan puluhan kapal konvoi bantuan yang menuju Gaza, yang dikenal sebagai Asṭul al-Ṣumūd (Flotilla Keteguhan). Menurut data yang dikompilasi dari laporan Haaretz, Associated Press dan The Jerusalem Post, sekitar 430 aktivis dari berbagai negara ditangkap dan dipaksa dibawa ke Pelabuhan Ashdod setelah kapal mereka dicegat di perairan internasional.

Sumber lokal menyebutkan bahwa awak dan aktivis kapal diikat dan dipaksa turun ke dermaga sebelum dipindahkan ke fasilitas penahanan. Video yang beredar dan dipublikasikan oleh Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menunjukkan momen aktivis yang terikat sedang ditarik dan diolok-olok di pelabuhan, tindakan yang memicu kecaman internasional.

Hingga laporan ini ditulis, pemerintah Israel mempertahankan bahwa operasi itu diperlukan demi alasan keamanan dan menolak klaim bahwa konvoi itu hanya misi kemanusiaan, dengan menyebutnya sebagai “aksi PR” untuk Hamas. Sementara itu, kelompok pembela hak asasi seperti Adalah mengecam perlakuan terhadap peserta dan menyatakan akan menantang legalitas penahanan tersebut.

Internasional merespons keras kejadian ini: Italia memanggil duta besar Israel setelah ada warga negaranya di antara yang ditahan, dan beberapa negara lain mengecam tindakan video yang menunjukkan penghinaan terhadap tahanan. Menurut laporan Associated Press, pemerintahan AS lewat Departemen Keuangan bahkan memberlakukan sanksi terhadap beberapa pihak yang digambarkan sebagai “pro-teror”.

Belum dapat diverifikasi secara independen seluruh rincian kejadian, termasuk jumlah pasti korban perlakuan kasar dan kondisi semua yang ditahan. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim terkait perlakuan fisik terhadap individu tertentu dan identitas penuh para tahanan.

Menurut data sementara, tidak ada laporan terpercaya tentang korban jiwa pada saat konvoi ditangkap; namun insiden ini menambah ketegangan diplomatik dan perhatian internasional terhadap blokade laut yang diberlakukan terhadap Gaza. Tim redaksi masih memverifikasi perkembangan selanjutnya dan akan memperbarui laporan jika ada informasi baru yang dapat diverifikasi.

Photo by: Defrino Maasy, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.