Selandia Baru Dukung Perjanjian AS-Iran dan Pembukaan Kembali Selat Hormuz Klaim Serangan Israel di Beirut Dorong Trump Percepat Pengumuman Kesepakatan dengan Iran Pemimpin Jerman, Inggris, Prancis, Italia dan Qatar Sambut Pengumuman Kesepakatan Damai AS-Iran AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali — Trump Umumkan Perang terhadap Iran: Trump: Kesepakatan untuk Akhiri Perang AS-Israel di Semua Front ‘Kini Selesai’ Iran war: Trump serukan ‘tidak ada lagi serangan’ Sekjen PBB Kecam Keras Serangan Israel di Beirut pada Saat yang Krusial 9 Warga Palestina Gugur, 5 Akibat Serangan di Dekat Rumah Sakit di Gaza Tradisi Berkabung Muharram: Ekspresi Spiritual dan Budaya Komunitas Syiah Hazara di Afghanistan Trump: Serangan di Beirut “Tidak Seharusnya Terjadi” dan Israel Tidak Boleh Mengulanginya Selandia Baru Dukung Perjanjian AS-Iran dan Pembukaan Kembali Selat Hormuz Klaim Serangan Israel di Beirut Dorong Trump Percepat Pengumuman Kesepakatan dengan Iran Pemimpin Jerman, Inggris, Prancis, Italia dan Qatar Sambut Pengumuman Kesepakatan Damai AS-Iran AS dan Iran Sepakati Gencatan Senjata, Selat Hormuz Akan Dibuka Kembali — Trump Umumkan Perang terhadap Iran: Trump: Kesepakatan untuk Akhiri Perang AS-Israel di Semua Front ‘Kini Selesai’ Iran war: Trump serukan ‘tidak ada lagi serangan’ Sekjen PBB Kecam Keras Serangan Israel di Beirut pada Saat yang Krusial 9 Warga Palestina Gugur, 5 Akibat Serangan di Dekat Rumah Sakit di Gaza Tradisi Berkabung Muharram: Ekspresi Spiritual dan Budaya Komunitas Syiah Hazara di Afghanistan Trump: Serangan di Beirut “Tidak Seharusnya Terjadi” dan Israel Tidak Boleh Mengulanginya

Pemimpin Jerman, Inggris, Prancis, Italia dan Qatar Sambut Pengumuman Kesepakatan Damai AS-Iran

Admin June 15, 2026 at 07:04
Pemimpin Jerman, Inggris, Prancis, Italia dan Qatar Sambut Pengumuman Kesepakatan Damai AS-Iran

Berdasarkan laporan, para pemimpin dari Jerman, Inggris, Prancis, Italia, dan Qatar menyambut pengumuman tercapainya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang diumumkan pekan ini. Kesepakatan itu—yang menurut pengumuman akan ditandatangani secara resmi pada 19 Juni 2026 di Swiss—dinyatakan sebagai langkah penting untuk meredakan ketegangan di kawasan.

Menurut data yang beredar, kerangka kesepakatan mencakup pengakhiran operasi militer di sejumlah front, termasuk Lebanon; penghapusan blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan Iran; serta pembukaan kembali Selat Hormuz untuk pelayaran perdagangan. Selain itu, diberitakan bahwa AS akan melepaskan sejumlah aset Iran yang dibekukan dan kedua pihak sepakat mempertahankan status quo nuklir untuk periode awal 60 hari sambil merundingkan perjanjian yang lebih rinci.

Sumber lokal menyebutkan keterlibatan mediator Pakistan dan Qatar dalam perundingan yang mengarah pada pengumuman ini. Hingga laporan ini ditulis, rincian teknis dan mekanisme verifikasi kesepakatan masih dalam pembahasan dan belum dipublikasikan secara lengkap.

Para pemimpin Eropa yang menyatakan dukungan menyebut kesepakatan itu sebagai peluang untuk de-eskalasi dan stabilitas kawasan. Pernyataan resmi dari kantor kepresidenan atau perdana menteri di masing-masing negara menegaskan harapan agar kesepakatan membawa penghentian permusuhan dan perlindungan bagi warga sipil.

Namun, laporan juga mencatat bahwa serangkaian serangan udara Israel terhadap posisi Hezbollah di Lebanon masih berlangsung. Hingga laporan ini ditulis, rincian dampak serangan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Belum dapat diverifikasi secara independen pula adalah rincian tentang pelepasan aset, mekanisme pengawasan nuklir, dan komitmen jangka panjang pihak-pihak terkait. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim utama dan menunggu konfirmasi resmi dari semua pihak yang bertanda tangan pada kesepakatan.

Hingga informasi lebih lanjut tersedia, komunitas internasional diperkirakan akan terus memantau perkembangan implementasi kesepakatan dan reaksi aktor-aktor regional lainnya.

Photo by: Bhabin Tamang, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.