Krisis Timur Tengah: Kuwait Laporkan Serangan Rudal dan Drone saat Trump Klaim Perang akan ‘All Work Out Well’
Berdasarkan laporan dari media negara Kuwait, sirene terdengar di berbagai wilayah setelah terjadi serangan rudal dan drone yang diarahkan ke wilayah negara itu. Menurut data yang beredar, serangan dilaporkan sebagai balasan Iran terhadap serangan AS pada situs radar dan pusat pengendalian drone Iran, yang dipicu oleh jatuhnya sebuah drone pengintai AS di perairan internasional.
Sumber lokal menyebutkan bahwa sistem pertahanan udara Kuwait berhasil mencegat beberapa rudal dan drone. Hingga laporan ini ditulis, otoritas Kuwait belum mengeluarkan konfirmasi rinci tentang jumlah korban atau kerusakan infrastruktur. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim terkait sumber serangan dan jumlah korban.
Menurut data yang dihimpun redaksi, serangkaian serangan ini menjadi bagian dari eskalasi yang lebih luas di kawasan: AS melakukan serangan terhadap situs-situs radar dan kendali drone Iran setelah insiden penggempuran drone AS, sementara Iran membalas dengan serangan rudal dan drone yang diarahkan ke posisi yang terkait dengan kehadiran militer AS di kawasan. Iran juga terus mempertahankan blokade terhadap Selat Hormuz, yang menurut laporan mengganggu pasokan energi dan komoditas global.
Sumber lokal menyebutkan pula bahwa serangan Israel ke selatan Beirut dan penyerangan mendalam ke wilayah Lebanon memicu kecaman dari pemimpin-pemimpin Eropa. Laporan awal menyebutkan beberapa pejuang Hezbollah tewas dalam bentrokan dan serangan di Lebanon; klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen.
Di Washington, Presiden Trump menanggapi eskalasi tersebut dengan menenangkan para pengkritik, menyatakan perang ini akan “all work out well” — atau dalam terjemahan bebas, “semua akan berjalan dengan baik” — dan meminta pihak-pihak yang mengkritik untuk “duduk tenang dan santai”. Pernyataan presiden ini muncul bersamaan dengan upaya diplomatik yang rapuh untuk memperpanjang gencatan senjata dan menegosiasikan syarat-syarat yang berkaitan dengan blokade Selat Hormuz.
Hingga laporan ini ditulis, Dewan Keamanan PBB menjadwalkan pertemuan darurat sementara negara-negara besar mencoba meredam ketegangan. Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan akan memperbarui berita saat informasi baru dapat dikonfirmasi. Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim tentang penyebab dan dampak dari serangkaian serangan ini.
Photo by: XT7 Core, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship