IRGC Klaim Serang Pangkalan Udara yang Dipakai dalam Serangan AS di Iran Selatan
Berdasarkan laporan Fars News Agency, Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) menyatakan telah menargetkan sebuah pangkalan udara yang diduga digunakan dalam serangan militer AS terhadap menara komunikasi di Pulau Sirik, Provinsi Hormozgan, Iran selatan.
Menurut pernyataan IRGC, “Setelah agresi tentara AS terhadap sebuah menara komunikasi di Pulau Sirik di Provinsi Hormozgan sejam lalu, pejuang Pasukan Antariksa IRGC menargetkan pangkalan udara tempat asal agresi dan target yang diprediksi hancur.” Pernyataan itu dikutip oleh media lokal yang mendistribusikan laporan resmi IRGC.
Menurut data yang beredar, laporan lain menyebutkan sistem pertahanan udara di Kuwait diaktifkan dan sirene peringatan berbunyi di sejumlah wilayah, sementara beberapa sumber lokal menyebutkan terdengar lonceng peringatan di seantero negara tersebut. Belum dapat diverifikasi secara independen dampak lebih lanjut maupun adanya korban jiwa dari tindakan tersebut.
Hingga laporan ini ditulis, belum ada konfirmasi dari pihak Amerika Serikat mengenai klaim serangan yang dilontarkan IRGC. Tim redaksi masih memverifikasi klaim dan laporan yang beredar, dan akan memberikan pembaruan saat informasi tambahan dapat diverifikasi.
Photo by: Sean P. Twomey, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship