Gugurnya Warga dan Kehancuran Luas Akibat Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis Khatam-e-Namaz: Tradisi Unik Rohingya Merayakan Eid al-Fitr dengan Doa dan Kuliner The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel 9 Warga Palestina Terluka Akibat Pengeboman di Gaza pada Hari Ketiga Idul Adha Netanyahu Perintahkan Tentara Kuasai 70 Persen Jalur Gaza Gugurnya Warga dan Kehancuran Luas Akibat Serangan Israel di Gaza dan Khan Younis Khatam-e-Namaz: Tradisi Unik Rohingya Merayakan Eid al-Fitr dengan Doa dan Kuliner The Guardian: Perintah Netanyahu Kuasai 70% Gaza Tumbangkan Rencana Trump Di Tengah Pemboman dan Pengungsian, Anak-anak Gaza Tetap Menyambut Kegembiraan Idul Serangan Drone Israel di Gaza City, Tiga Warga Palestina Gugur Beyond Gaza: Meluasnya Geografi Pengungsian Dari Spionase ke Provokasi: Mantan ‘Mata-mata Israel’ Serukan Persiapan Perang terhadap Turki dan Mesir Palestina Peringatkan Memburuknya Krisis Kemanusiaan di Gaza di Tengah Blokade Israel 9 Warga Palestina Terluka Akibat Pengeboman di Gaza pada Hari Ketiga Idul Adha Netanyahu Perintahkan Tentara Kuasai 70 Persen Jalur Gaza

Konflik Etnis di Ituri, DRC: Sedikitnya 70 Orang Tewas dalam Serangan Militan CODECO

Admin May 10, 2026 at 10:04
Konflik Etnis di Ituri, DRC: Sedikitnya 70 Orang Tewas dalam Serangan Militan CODECO

Berdasarkan laporan Al Jazeera (via Agence France-Presse), sedikitnya 70 orang, sebagian besar warga sipil, tewas dalam serangan yang dilakukan kelompok militan CODECO di provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo, pada akhir April. Menurut data yang dikumpulkan dari aparat keamanan dan sumber lokal, serangan itu terjadi di wilayah kaya emas yang sudah lama menjadi pusat ketegangan etnis antara komunitas Lendu dan Hema.

Sumber lokal menyebutkan bahwa proses evakuasi dan pengambilan jenazah sempat tertunda karena kondisi keamanan yang tidak stabil, sehingga beberapa mayat baru ditemukan setelah waktu tertentu. UN mission MONUSCO mengecam lonjakan kekerasan baru-baru ini di provinsi timur negara itu, yang menurut misi tersebut termasuk serangkaian serangan oleh berbagai kelompok bersenjata.

Hingga laporan ini ditulis, angka korban dan rincian insiden belum dapat diverifikasi secara independen. Belum ada pernyataan resmi terperinci dari otoritas setempat mengenai motif tepat serangan atau jumlah pelaku yang terlibat. Sumber lokal menyebutkan bahwa ketegangan etnis dan perebutan sumber daya, termasuk tambang emas, menjadi pemicu kekerasan berulang di daerah tersebut.

Berdasarkan keterangan awal, korban didominasi warga sipil yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian akibat pembakaran rumah serta pemindahan paksa. Tim redaksi masih memverifikasi laporan lebih lanjut dan upaya konfirmasi dari pihak berwenang terus dilakukan.

Photo by: Musaddek Sayek, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.