Suriah Bergabung dengan ‘Kelompok Teman’ Anti-Perdagangan Manusia Berbasis Teknologi, Umumkan Albi Iran: Pemahaman Tercapai pada Sebagian Besar Isu dalam Pembicaraan dengan AS Ketua Federasi Sepak Bola Palestina Ditolak Visa AS untuk Hadiri Piala Dunia 2026 UAE bantah melepaskan atau memindahkan dana Iran yang dibekukan Paus Peringatkan Penyelundup Manusia Hadapi Murka Tuhan Setelah Menghapus “Garis Kuning” dan Melanggar Gencatan Senjata… Apakah Netanyahu Mengubur Kesepakatan Gaza? UEA Setuju Lepaskan Miliaran untuk Iran di Tengah Perang AS-Israel: Laporan Melmastia: Tradisi Keramahan Ekstrem dalam Budaya Pashtun Trump Sebut Unggahan Menlu Iran Soal Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran “Sangat Positif” Hamas: Israel Perluas ‘Garis Kuning’ di Gaza untuk Menggagalkan Pembicaraan Gencatan Senjata Suriah Bergabung dengan ‘Kelompok Teman’ Anti-Perdagangan Manusia Berbasis Teknologi, Umumkan Albi Iran: Pemahaman Tercapai pada Sebagian Besar Isu dalam Pembicaraan dengan AS Ketua Federasi Sepak Bola Palestina Ditolak Visa AS untuk Hadiri Piala Dunia 2026 UAE bantah melepaskan atau memindahkan dana Iran yang dibekukan Paus Peringatkan Penyelundup Manusia Hadapi Murka Tuhan Setelah Menghapus “Garis Kuning” dan Melanggar Gencatan Senjata… Apakah Netanyahu Mengubur Kesepakatan Gaza? UEA Setuju Lepaskan Miliaran untuk Iran di Tengah Perang AS-Israel: Laporan Melmastia: Tradisi Keramahan Ekstrem dalam Budaya Pashtun Trump Sebut Unggahan Menlu Iran Soal Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran “Sangat Positif” Hamas: Israel Perluas ‘Garis Kuning’ di Gaza untuk Menggagalkan Pembicaraan Gencatan Senjata

Hamas: Israel Perluas ‘Garis Kuning’ di Gaza untuk Menggagalkan Pembicaraan Gencatan Senjata

Admin June 13, 2026 at 00:04
Hamas: Israel Perluas ‘Garis Kuning’ di Gaza untuk Menggagalkan Pembicaraan Gencatan Senjata

Berdasarkan laporan Anadolu Agency, kelompok Palestina Hamas menuduh Israel memperluas pergerakan “garis kuning” ke arah barat di dalam Jalur Gaza dengan tujuan “meledakkan” jalur negosiasi dan menggagalkan upaya konsolidasi gencatan senjata. Pernyataan itu disampaikan oleh juru bicara Hamas, Hazem Qassem, saat faksi-faksi Palestina dan mediator menggelar pembicaraan di Kairo mengenai isu-isu yang masih tertunda terkait perjanjian gencatan senjata.

Menurut data saksi mata dan laporan lokal, tentara Israel memindahkan blok-blok “garis kuning” ke arah barat sejauh sekitar 300 meter di beberapa daerah sepanjang pekan lalu hingga Jumat, terutama di lingkungan Tuffah di timur Kota Gaza. Sumber lokal menyebutkan pemindahan tersebut dilakukan dengan menempatkan blok beton baru dan disertai serangan di wilayah yang bersangkutan.

Hamas mengklaim bahwa langkah-langkah tersebut bertujuan untuk memperluas kendali atas lahan Palestina dan untuk “membatalkan” proses negosiasi yang sedang berlangsung di Kairo. Istilah “garis kuning” merujuk pada garis pemisah tempat pasukan Israel ditempatkan di dalam Jalur Gaza.

Hingga laporan ini ditulis, klaim tentang pemindahan garis kuning, pemasangan blok beton, dan dugaan serangan belum dapat diverifikasi secara independen oleh redaksi. Belum ada data resmi yang mengonfirmasi jumlah korban jiwa; sumber lokal menyebutkan warga sipil mengungsi ke area yang dianggap lebih aman sambil membawa barang-barang mereka.

Belum ada laporan korban gugur atau tewas yang dapat dikonfirmasi secara independen terkait insiden pemindahan garis ini. Sementara itu, pertemuan di Kairo terus berupaya membahas isu-isu teknis dan mekanisme implementasi perjanjian gencatan senjata.

Tim redaksi masih memverifikasi klaim pihak-pihak terkait dan akan mengabarkan perkembangan lebih lanjut begitu informasi tambahan dapat dipastikan.

Photo by: Monirul Islam, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.