Iran Tolak Mengaitkan Pembebasan Aset Beku dengan Perundingan Nuklir dengan AS
Berdasarkan laporan dari kantor berita Tasnim, otoritas Iran menolak untuk mengaitkan pembebasan asetnya yang dibekukan dengan pembahasan mengenai bahan nuklir yang diperkaya dalam perundingan dengan Amerika Serikat.
Menurut data yang dikutip oleh Tasnim, pihak Teheran “telah menegaskan bahwa tidak akan ada kesepakatan tanpa pembebasan sebagian tertentu dari aset-asetnya yang dibekukan pada langkah pertama.” Sumber lokal menyebutkan bahwa Iran belum membuat komitmen mengenai rincian file nuklir pada tahap ini.
Hingga laporan ini ditulis, belum ada pemahaman akhir yang tercapai antara Iran dan AS, dan masih terdapat perbedaan mengenai beberapa klausul dalam pembicaraan, kata sumber yang enggan disebutkan namanya. Klaim mengenai tuntutan nilai aset yang spesifik dan rincian mekanisme pembebasan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Beberapa laporan internasional sebelumnya menyebut adanya proposal dan versi berbeda dari potensi kesepakatan yang melibatkan pelepasan sebagian aset beku sebagai bagian dari langkah awal, namun angka dan syarat yang disampaikan antar sumber bervariasi. Hingga kini, pihak Iran menegaskan bahwa langkah-langkah ekonomi seperti pembebasan aset harus menjadi bagian dari implementasi awal agar pembicaraan dapat berlanjut.
Tim redaksi masih memverifikasi rincian lebih lanjut dan perkembangan dari kedua delegasi yang sedang bernegosiasi. Belum dapat diverifikasi secara independen apakah proposal yang beredar di media internasional telah mendapat persetujuan akhir dari pemimpin tertinggi Iran atau pihak berwenang AS.
Photo by: Sean P. Twomey, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship