Iran Bantah Rumor Pengunduran Diri Presiden Masoud Pezeshkian
Berdasarkan laporan, Iran pada hari Minggu secara resmi membantah kabar yang beredar mengenai pengunduran diri Presiden Masoud Pezeshkian. Pemerintah menyatakan bahwa presiden saat ini “sibuk dengan pekerjaannya seperti biasa” dan menolak tudingan bahwa ia telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Pemimpin Tertinggi.
Menurut data dari sejumlah media oposisi, termasuk Iran International dan laporan yang dikutip oleh beberapa outlet internasional, Pezeshkian dikabarkan mengajukan pengunduran diri dengan alasan bahwa Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) mengambil alih fungsi-fungsi pemerintahan dan menyingkirkan pejabat sipil dari pengambilan keputusan. Laporan-laporan tersebut juga menyebutkan ketegangan internal terkait kebijakan keamanan, tekanan ekonomi, dan persoalan suksesi kepemimpinan.
Sumber lokal menyebutkan bahwa outlet pro-regim dan penasihat presiden menolak laporan oposisi tersebut, menuduhnya sebagai “gosip Mossad” dan “pabrik kebohongan” yang ditujukan untuk memecah belah stabilitas dalam negeri. Hingga laporan ini ditulis, kantor kepresidenan menegaskan Pezeshkian tetap melaksanakan tugasnya, sementara pernyataan resmi lainnya menolak adanya krisis kepemimpinan yang meluas.
Belum dapat diverifikasi secara independen apakah surat pengunduran diri pernah diajukan atau apakah ada perpecahan yang lebih luas di antara faksi-faksi penguasa. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim dari kedua sisi dan akan menginformasikan pembaca jika ada konfirmasi lebih lanjut atau dokumen resmi yang dapat diverifikasi.
Photo by: Tawseef Ahmad, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship