Bisakah Sistem Pertahanan Udara Baru Iran Mengubah Permainan? Iran Bantah Rumor Pengunduran Diri Presiden Masoud Pezeshkian Setelah Ribuan Korban dan Kehancuran, Mengapa Hamas Tetap Mempertahankan Kesepakatan? Dewan Keamanan PBB Gelar Rapat Darurat soal Lebanon Senin Iran Ajukan Amandemen Baru, Tolak Perubahan Gencatan Senjata Trump: Laporan Perlindungan Sipil Gaza Peringatkan ‘Bencana Musim Panas’, Tegaskan Perang Belum Berhenti Kebudayaan Suku Tuareg: Warisan Nomaden Sahara yang Memukau Mesir Mendesak Dewan Keamanan PBB Hentikan Eskalasi Israel di Lebanon, Peringatkan Ketidakstabilan Regional Dewan Keamanan PBB Gelar Rapat Darurat soal Lebanon Trump Tunjuk Dubes AS untuk Turkiye Thomas Barrack sebagai Utusan Khusus untuk Suriah dan Irak Bisakah Sistem Pertahanan Udara Baru Iran Mengubah Permainan? Iran Bantah Rumor Pengunduran Diri Presiden Masoud Pezeshkian Setelah Ribuan Korban dan Kehancuran, Mengapa Hamas Tetap Mempertahankan Kesepakatan? Dewan Keamanan PBB Gelar Rapat Darurat soal Lebanon Senin Iran Ajukan Amandemen Baru, Tolak Perubahan Gencatan Senjata Trump: Laporan Perlindungan Sipil Gaza Peringatkan ‘Bencana Musim Panas’, Tegaskan Perang Belum Berhenti Kebudayaan Suku Tuareg: Warisan Nomaden Sahara yang Memukau Mesir Mendesak Dewan Keamanan PBB Hentikan Eskalasi Israel di Lebanon, Peringatkan Ketidakstabilan Regional Dewan Keamanan PBB Gelar Rapat Darurat soal Lebanon Trump Tunjuk Dubes AS untuk Turkiye Thomas Barrack sebagai Utusan Khusus untuk Suriah dan Irak

Iran Bantah Rumor Pengunduran Diri Presiden Masoud Pezeshkian

Admin June 1, 2026 at 06:03
Iran Bantah Rumor Pengunduran Diri Presiden Masoud Pezeshkian

Berdasarkan laporan, Iran pada hari Minggu secara resmi membantah kabar yang beredar mengenai pengunduran diri Presiden Masoud Pezeshkian. Pemerintah menyatakan bahwa presiden saat ini “sibuk dengan pekerjaannya seperti biasa” dan menolak tudingan bahwa ia telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Pemimpin Tertinggi.

Menurut data dari sejumlah media oposisi, termasuk Iran International dan laporan yang dikutip oleh beberapa outlet internasional, Pezeshkian dikabarkan mengajukan pengunduran diri dengan alasan bahwa Komandan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) mengambil alih fungsi-fungsi pemerintahan dan menyingkirkan pejabat sipil dari pengambilan keputusan. Laporan-laporan tersebut juga menyebutkan ketegangan internal terkait kebijakan keamanan, tekanan ekonomi, dan persoalan suksesi kepemimpinan.

Sumber lokal menyebutkan bahwa outlet pro-regim dan penasihat presiden menolak laporan oposisi tersebut, menuduhnya sebagai “gosip Mossad” dan “pabrik kebohongan” yang ditujukan untuk memecah belah stabilitas dalam negeri. Hingga laporan ini ditulis, kantor kepresidenan menegaskan Pezeshkian tetap melaksanakan tugasnya, sementara pernyataan resmi lainnya menolak adanya krisis kepemimpinan yang meluas.

Belum dapat diverifikasi secara independen apakah surat pengunduran diri pernah diajukan atau apakah ada perpecahan yang lebih luas di antara faksi-faksi penguasa. Tim redaksi masih memverifikasi klaim-klaim dari kedua sisi dan akan menginformasikan pembaca jika ada konfirmasi lebih lanjut atau dokumen resmi yang dapat diverifikasi.

Photo by: Tawseef Ahmad, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.