Intelijen AS Kejutkan Trump: Iran Kuasai Kembali 90% Fasilitas Rudal Bawah Tanah
Berdasarkan laporan yang dikutip dari The New York Times, intelijen Amerika Serikat secara pribadi memberi tahu para pembuat kebijakan bahwa Iran telah menguasai kembali sekitar 90 persen fasilitas penyimpanan dan peluncuran rudal bawah tanah di seluruh negeri. Menurut data citra satelit dan teknologi pengintaian canggih yang dikumpulkan awal bulan ini, penilaian rahasia itu menunjukkan bahwa sebagian besar arsenal rudal Tehran tetap terpelihara, menghadirkan tantangan strategis bagi Washington di tengah kekurangan munisi penting. Hingga laporan ini ditulis, penilaian tersebut menyebutkan Iran juga memulihkan akses operasional ke sebagian besar situs, termasuk akses yang dilaporkan ke 30 dari 33 fasilitas tertentu yang sebelumnya dinyatakan lumpuh. Analisis intelijen menggambarkan angka-angka itu sebagai alarm bagi pejabat senior AS dan bertentangan dengan klaim bahwa kemampuan rudal Iran telah “didekati” atau dilumpuhkan sepenuhnya. Sumber lokal menyebutkan banyak pintu masuk fasilitas yang tampak disegel sebelumnya ternyata hanya ditutup sementara sehingga akses dapat dipulihkan. Belum dapat diverifikasi secara independen sejumlah rincian teknis dan perkiraan stok rudal yang disampaikan dalam penilaian rahasia tersebut. Dampak laporan ini mendorong perdebatan di Washington tentang langkah kebijakan berikutnya, termasuk risiko eskalasi militer dan kebutuhan untuk menilai kembali persediaan munitions AS. Tim redaksi masih memverifikasi seluruh pernyataan dan data dari dokumen intelijen yang dibocorkan serta klaim resmi dari pihak terkait.
Photo by: Markus Winkler, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship