AS Tolak Aneksasi Tepi Barat, Perintah Penarikan 3.000 Pohon, dan Potensi Sanksi UE
Berdasarkan laporan dari pertemuan PBB pada 8 Mei 2026, Duta Besar AS Jeff Bartos menegaskan bahwa pemerintahan AS menolak upaya aneksasi sepihak terhadap Tepi Barat. Menurut data dari Haaretz, menteri Keuangan sayap kanan Bezalel Smotrich memerintahkan Administrasi Sipil IDF untuk mencabut 3.000 pohon di wilayah Tepi Barat. Hingga laporan ini ditulis, rencana pemindahan atau pencabutan pohon tersebut dilaporkan sedang dilaksanakan di beberapa lokasi.
Menurut data juga, duta besar Uni Eropa Michael Mann menyatakan bahwa UE bergerak menuju penerapan sanksi terhadap permukiman di Tepi Barat dan pemukim ekstremis, setelah Hungary mencabut veto lama. Usulan termasuk inisiatif Prancis-Swedia untuk melarang impor produk dari permukiman yang sedang dipertimbangkan dan kemungkinan akan dibahas dalam pertemuan Dewan Menteri Luar Negeri pada 11 Mei.
Sumber lokal menyebutkan bahwa negosiasi mengenai masa depan Gaza mengalami kebuntuan jangka panjang, dengan perluasan kontrol Israel dan minimnya dorongan diplomatik yang terlihat dari pemerintahan AS saat ini, sehingga situasi di Gaza relatif statis. Belum dapat diverifikasi secara independen beberapa rincian operasional terkait pencabutan pohon dan langkah-langkah yang direncanakan oleh otoritas Israel.
Hingga laporan ini ditulis, ketegangan politik dan langkah kebijakan di lapangan terus berkembang dan berpotensi memengaruhi stabilitas regional. Tim redaksi masih memverifikasi beberapa klaim dan perkembangan terbaru terkait pemindahan pohon serta keputusan final UE mengenai sanksi.
Sumber: Anadolu Agency, Haaretz, The Jerusalem Post.
Photo by: Sefa Türksoy, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship