Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid DR Kongo: Operasi Perenco Picu Ancaman Pencemaran Berat bagi Warga Muanda

Kementerian Pendidikan dan Save the Children Gelar Workshop Penilaian Pendidikan Inklusif di Suriah

Admin June 9, 2026 at 17:03
Kementerian Pendidikan dan Save the Children Gelar Workshop Penilaian Pendidikan Inklusif di Suriah

Berdasarkan laporan, Kementerian Pendidikan bekerja sama dengan organisasi Save the Children (أنقذوا الطفولة) dari Britania Raya pada hari Selasa meluncurkan sebuah workshop di Damaskus untuk berbagi informasi terkait penilaian pendidikan yang setara dan inklusif di Suriah. Kegiatan ini diumumkan oleh pihak penyelenggara sebagai bagian dari upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi anak-anak di berbagai wilayah negara.

Menurut data dari pengumuman resmi yang beredar, workshop bertujuan untuk memperkuat mekanisme berbagi informasi tentang evaluasi program pendidikan yang menjamin peluang yang setara dan inklusif bagi semua siswa, termasuk kelompok rentan. Materi yang dibahas diperkirakan meliputi metode penilaian, pengumpulan data, dan strategi intervensi yang responsif terhadap kebutuhan lokal.

Sumber lokal menyebutkan bahwa peserta terdiri dari perwakilan kementerian, organisasi kemanusiaan, dan praktisi pendidikan. Hingga laporan ini ditulis, belum ada keterangan rinci tentang jumlah peserta, durasi kegiatan, atau hasil konkret yang dihasilkan dari workshop tersebut.

Belum dapat diverifikasi secara independen informasi lebih rinci mengenai rekomendasi atau tindak lanjut yang dihasilkan dalam pertemuan ini. Tim redaksi masih memverifikasi data tambahan dan akan memberikan pembaruan bila informasi lebih lanjut tersedia.

Photo by: Ahmed akacha, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.