Proyek “الشرق الجديد” Ungkap Benteng dan Pangkalan Israel di Selatan Suriah
Berdasarkan laporan media regional dan internasional, proyek berlabel “الشرق الجديد” (New East) dilaporkan telah mengubah garis depan militer Israel di selatan Suriah dengan pembangunan sistem pertahanan permanen, parit, dan sejumlah pangkalan militer.
Menurut data yang dipublikasikan oleh surat kabar Yedioth Ahronoth dan dirangkum oleh beberapa outlet regional (termasuk Asharq Al-Awsat, Al-Wakaai, Masdar, dan Shafaqna), proyek tersebut mencakup pengerukan jaringan parit yang dilaporkan berukuran sekitar empat meter kedalaman dan lebar, penimbunan tanah, pemasangan ranjau, serta sistem pengawasan canggih. Laporan menyebutkan bahwa pembangunan sudah mencapai sekitar 80 persen dan mencakup pembentukan sembilan pangkalan militer di wilayah Quneitra dan Lembah Yarmouk, dengan zona keamanan yang dilaporkan berkisar antara 5 hingga 12 kilometer dari garis perbatasan.
Sumber lokal menyebutkan bahwa selain infrastruktur fisik, doktrin keamanan baru yang dikaitkan dengan proyek ini melibatkan kehadiran pasukan yang lebih permanen di desa-desa, patroli reguler, dan operasi penggerebekan untuk mencegah serangan lintas perbatasan. Beberapa laporan juga menyatakan bahwa wilayah yang kini dikonsolidasikan oleh Israel meliputi ratusan kilometer persegi yang diambil alih sejak keruntuhan rezim Assad pada akhir 2024.
Hingga laporan ini ditulis, rincian lengkap tentang luas wilayah yang dikuasai dan jumlah personel yang ditempatkan masih bervariasi antar sumber—ada yang menyebut angka sekitar 400 kilometer persegi, sementara yang lain menyebut hingga 600 kilometer persegi. Selain itu, ada klaim bahwa proyek ini menandai pergeseran doktrin pertahanan Israel sejak insiden 7 Oktober 2023, namun klaim-kaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut terkait waktu penyelesaian penuh proyek, dampak kemanusiaan terhadap warga sipil setempat, serta konfirmasi resmi dari pihak-pihak terkait. Sementara itu, beberapa outlet memperkirakan proyek dapat rampung pada akhir 2026 jika laju konstruksi berlanjut seperti dilaporkan.
Photo by: Ivan Hassib, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel