Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Workshop di Damaskus Bahas Indeks Kelaparan Global dan Keamanan Pangan di Suriah

Admin May 19, 2026 at 23:05
Workshop di Damaskus Bahas Indeks Kelaparan Global dan Keamanan Pangan di Suriah

Berdasarkan laporan, Kementerian Pertanian Suriah menyelenggarakan kerja sama dengan Kementerian Urusan Sosial dan Tenaga Kerja serta organisasi Jerman “Welthungerhilfe” (WHH) untuk menggelar sebuah workshop yang membahas Indeks Kelaparan Global dan statistik terkait keamanan pangan. Acara berlangsung di Hotel Damaroz di Damaskus pada Selasa.

Menurut data yang dipaparkan selama workshop, diskusi berfokus pada tren kerawanan pangan di berbagai wilayah Suriah, faktor penyebab menurunnya ketahanan pangan seperti gangguan produksi pertanian, kesulitan distribusi, inflasi harga pangan, dan dampak perpindahan penduduk internal. Pembicara dari pihak penyelenggara menyoroti perlunya data yang lebih akurat dan sistem pemantauan yang terpadu untuk menilai kebutuhan secara tepat sasaran.

Menurut data yang disampaikan oleh narasumber dalam acara, rekomendasi yang muncul meliputi peningkatan dukungan bagi petani kecil, rehabilitasi infrastruktur pertanian, perluasan program bantuan berbasis kebutuhan, serta penguatan kapasitas administrasi lokal untuk respons pangan darurat. Penyelenggara menekankan pentingnya koordinasi antara otoritas nasional, organisasi kemanusiaan, dan mitra internasional.

Sumber lokal menyebutkan bahwa peserta workshop mencakup pejabat kementerian terkait, perwakilan organisasi kemanusiaan, serta pakar dan akademisi di bidang pertanian dan gizi. Tim redaksi masih memverifikasi jumlah peserta, rincian intervensi yang diusulkan, dan pernyataan lengkap dari para pembicara.

Hingga laporan ini ditulis, klaim terkait angka rumah tangga terdampak, rencana pendanaan, dan hasil konkret yang dijanjikan selama sesi belum dapat diverifikasi secara independen. Belum dapat diverifikasi secara independen juga beberapa data operasional yang dipaparkan oleh pihak penyelenggara.

Penyelenggara menyatakan tujuan workshop adalah memperkuat pemahaman tentang posisi Suriah dalam Indeks Kelaparan Global dan merumuskan langkah-langkah praktis untuk meningkatkan keamanan pangan. Tim redaksi masih memverifikasi dokumen resmi, materi presentasi, dan tindak lanjut program yang diumumkan selama acara.

Photo by: Noor Aldin Alwan, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.