Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Wali Kota New York Mamdani Kutuk Pembunuhan yang Berlanjut di Gaza dan Kecam AIPAC

Admin June 23, 2026 at 09:07
Wali Kota New York Mamdani Kutuk Pembunuhan yang Berlanjut di Gaza dan Kecam AIPAC

Berdasarkan laporan, Wali Kota New York Zohran Mamdani mengecam keras kekerasan yang terus berlangsung di Gaza, menyebut situasi saat ini tidak dapat diterima.

Menurut data yang dikemukakan oleh pejabat dan laporan media, lebih dari 1.000 warga Palestina telah gugur sejak pengumuman gencatan senjata. Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah tersebut.

Hingga laporan ini ditulis, Mamdani menyatakan keprihatinannya terhadap anak-anak yang “dibunuh setiap hari” dan menyoroti dampak kemanusiaan dari serangan yang terus berlanjut. Ia merujuk pula pada gugurnya wartawan Al Jazeera, Ahmed Wishah, yang tewas dalam sebuah serangan pada 21 Juni.

Sumber lokal menyebutkan bahwa kemarahan warga meningkat seiring laporan korban sipil yang terus bertambah. Mamdani menuduh adanya “status quo yang tidak bermoral” dan mengatakan bahwa pihak-pihak yang memungkinkan situasi tersebut harus dimintai pertanggungjawaban.

Menanggapi pertanyaan terkait kritik sebelumnya terhadap American Israel Public Affairs Committee (AIPAC), Mamdani mengatakan organisasi tersebut telah mendukung apa yang ia gambarkan sebagai status quo yang tidak adil. Pernyataan itu memicu perdebatan politik, namun Mamdani tetap menegaskan perlunya akuntabilitas terhadap kebijakan yang menimbulkan korban sipil.

Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim terkait jumlah korban dan detail insiden. Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut.

Photo by: Afitab, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.