Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

UNICEF: Serangan Drone Baru Jadi Ancaman Eksponensial bagi Anak-anak di Sudan

Admin May 12, 2026 at 02:03
UNICEF: Serangan Drone Baru Jadi Ancaman Eksponensial bagi Anak-anak di Sudan

Berdasarkan laporan UNICEF, gelombang serangan drone yang kembali muncul di wilayah Blue Nile, Khartoum, dan beberapa bagian Sudan lainnya menimbulkan ancaman yang “eksponensial” bagi keselamatan anak-anak. Menurut data organisasi tersebut, serangan udara tanpa awak telah memperburuk krisis kemanusiaan dan semakin mengganggu akses anak-anak ke layanan kesehatan, pendidikan, dan tempat tinggal yang aman.

Hingga laporan ini ditulis, serangkaian insiden dilaporkan terjadi di beberapa titik konflik, dengan dampak yang meluas pada populasi sipil, termasuk anak-anak. Sumber lokal menyebutkan bahwa sekolah-sekolah dan fasilitas kesehatan di beberapa komunitas terpaksa ditutup karena ketakutan terhadap serangan mendadak dan risiko reruntuhan.

Belum dapat diverifikasi secara independen adanya angka pasti korban jiwa atau luka pada anak-anak yang terdampak oleh serangan drone terbaru ini. UNICEF memperingatkan bahwa penggunaan drone di area berpenduduk padat meningkatkan kemungkinan korban sipil, terutama anak-anak, terkena dampak langsung dan trauma jangka panjang.

Sumber lokal menyebutkan pula gangguan pada pasokan bantuan kemanusiaan dan evakuasi keluarga yang rentan. Menurut data yang dikumpulkan oleh badan-badan kemanusiaan, operasi bantuan lapangan menghadapi hambatan keamanan yang makin kompleks akibat pergerakan dan penempatan sistem udara tak berawak.

Tim redaksi masih memverifikasi laporan-laporan terperinci dari lapangan dan kondisi terkini di wilayah-wilayah yang terdampak. Belum dapat diverifikasi secara independen klaim-klaim tertentu yang beredar di media sosial terkait lokasi dan waktu serangan spesifik.

UNICEF menyerukan penghentian serangan yang membahayakan anak-anak dan akses penuh bagi lembaga kemanusiaan untuk memberikan perlindungan dan layanan mendesak. Hingga laporan ini ditulis, upaya dokumentasi dan verifikasi oleh organisasi kemanusiaan terus berlanjut untuk mengukur dampak penuh serangan-drone terhadap anak-anak di Sudan.

Photo by: Ahmed akacha, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.