Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

Pedagang White Nile Mogok Menuntut Penurunan Biaya saat Port Sudan Dilanda Krisis Air dan Listrik

Admin August 5, 2026 at 02:02
Pedagang White Nile Mogok Menuntut Penurunan Biaya saat Port Sudan Dilanda Krisis Air dan Listrik

Berdasarkan laporan dari Dabanga Radio TV Online, pedagang di Ed Duweim, wilayah White Nile, melancarkan aksi mogok selama dua hari pada hari Selasa sebagai protes atas kenaikan biaya perdagangan dan praktik pemungutan pajak yang tidak transparan.

Menurut data yang dihimpun, aksi itu melibatkan penutupan pasar dan banyak toko yang tutup sebagai bentuk protes terhadap pungutan baru serta biaya administrasi yang dinilai memberatkan para pelaku usaha kecil.

Sumber lokal menyebutkan pedagang menuntut penjelasan dari otoritas setempat dan pencabutan beberapa pungutan yang diberlakukan secara tiba-tiba. Hingga laporan ini ditulis, aksi dijadwalkan berlangsung selama dua hari dan belum ada pernyataan resmi yang menyatakan tercapainya kesepakatan.

Di tempat terpisah, Port Sudan menghadapi krisis kemanusiaan akibat kekurangan air bersih dan pemadaman listrik berkepanjangan; menurut data setempat, beberapa wilayah mengalami pemadaman hingga 20 jam per hari pada saat gelombang panas yang membahayakan kesehatan warga.

Sumber lokal menyebutkan rumah sakit dan fasilitas kesehatan merasakan dampak serius dari krisis listrik dan air, dengan peringatan kepada kelompok rentan bahwa kondisi ini berpotensi mengancam jiwa. Belum dapat diverifikasi secara independen jumlah korban atau dampak jangka panjang dari kedua krisis tersebut.

Tim redaksi masih memverifikasi informasi lebih lanjut dan akan memperbarui laporan jika ada konfirmasi resmi. Sumber utama: Dabanga Radio TV Online.

Photo by: Ana Morales, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.