Trump Pertimbangkan Mencabut Suriah dari Daftar Negara Sponsor Terorisme
Berdasarkan laporan dari beberapa media internasional, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan kemungkinan untuk mencabut Suriah dari daftar negara sponsor terorisme setelah pertemuan dengan Presiden Suriah Sharaa di Ankara.
Menurut data yang disampaikan selama pertemuan tersebut, Trump menilai situasi di Suriah kini “sangat stabil” dan mengisyaratkan bahwa langkah administrasi AS selanjutnya bisa berupa penghapusan label resmi sebagai negara sponsor terorisme. Pernyataan ini, jika benar, akan menjadi perubahan kebijakan signifikan yang dapat membuka pintu bagi pelonggaran sanksi dan pembicaraan diplomatik yang lebih luas.
Sumber lokal menyebutkan bahwa otoritas di Damaskus menyambut baik pernyataan tersebut dan menganggapnya sebagai langkah positif menuju normalisasi hubungan. Namun, belasan kelompok oposisi dan beberapa sekutu regional diperkirakan akan menanggapi dengan skeptis.
Hingga laporan ini ditulis, Departemen Luar Negeri AS belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengonfirmasi proses pencabutan atau jadwal konkret tindakan hukum yang diperlukan untuk menghapus Suriah dari daftar negara sponsor terorisme. Proses formal biasanya melibatkan penilaian kebijakan dan persetujuan kongres, sehingga keputusan akhir belum otomatis terjadi meski ada pernyataan presiden.
Belum dapat diverifikasi secara independen apakah pernyataan Trump tersebut mencerminkan keputusan akhir pemerintahan atau hanya penilaian awal yang bersifat politik. Beberapa analis menilai motivasi di balik pernyataan itu berkaitan dengan dinamika geopolitik saat ini dan tekanan domestik di Amerika Serikat.
Tim redaksi masih memverifikasi detail lebih lanjut, termasuk teks pernyataan resmi dan respons dari pihak terkait lainnya, sebelum mengeluarkan update berikutnya.
Photo by: Markus Winkler, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship
Bagikan Artikel