Trump: AS Ingin Bantu Kuba, Buka Akses untuk Cuban Americans
Berdasarkan laporan Associated Press, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan pihaknya ingin membuka Kuba “untuk warga Kuba-Amerika agar mereka bisa kembali dan membantu” pembangunan dan bantuan kemanusiaan di pulau itu.
Menurut data AP, pernyataan itu disampaikan di tengah ketegangan hubungan AS-Kuba yang meningkat setelah penerapan blokade ekonomi yang ketat dan tindakan hukum terhadap pejabat Kuba, termasuk dakwaan terhadap mantan Presiden Raúl Castro terkait insiden 1996.
Hingga laporan ini ditulis, pemerintahan AS disebut menawarkan bantuan kemanusiaan bersyarat dan dukungan infrastruktur, namun kondisi ekonomi di Kuba tetap memburuk menurut laporan media internasional.
Belum dapat diverifikasi secara independen sejumlah klaim mengenai pembicaraan rahasia antara pejabat AS—yang menurut laporan termasuk keterlibatan pejabat intelijen—dengan perwakilan Kuba mengenai soal tahanan politik dan langkah transisi. Laporan tersebut juga menyebutkan penolakan pemerintahan Kuba untuk mundur atau bernegosiasi soal isu-isu tertentu.
Sumber lokal menyebutkan terjadi kelangkaan barang pokok dan tekanan sosial di beberapa kota, namun rincian dampak kebijakan luar negeri AS terhadap kehidupan sehari-hari masih beragam antarwilayah.
Tim redaksi masih memverifikasi pernyataan resmi dari pemerintah Kuba dan rincian lengkap tawaran yang disebutkan oleh pemerintahan AS, serta upaya konkret yang memungkinkan warga Kuba-Amerika untuk kembali dan berkontribusi di pulau tersebut.
Belum dapat diverifikasi secara independen semua klaim yang beredar; pengembangan situasi akan terus dipantau dan dilaporkan ketika informasi baru tersedia.
Photo by: El gringo photo, Pexel
Ruang Iklan
Tersedia untuk sponsorship