Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid Kabinet Israel Setujui Penempatan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Lebih dari 6.500 Serangan Pemukim di Tepi Barat Sejak Awal 2026, 25 Gugur Iran Menolak Pembicaraan AS saat Selat Hormuz Tetap Ditutup Kepala PBB Temui Perwakilan Masyarakat Sipil Suriah di Damaskus Pemimpin Oposisi Israel: Prajurit Bayar Harga Kebijakan “Ceroboh” Netanyahu Iran: Pertukaran Pesan dengan AS Berlanjut, Namun Syarat untuk Berunding Tidak Ada Tentara Lebanon Kecam ‘Serangan dan Pelanggaran’ Israel yang Terus Berlangsung Protes Meletus di Tripoli atas Pemadaman Listrik, Jalan dan Kementerian Ditutup Haft Mewa: Tradisi Nowruz Afghanistan yang Kaya Makna dan Cita Rasa Tentara Sudan Klaim Kuasai Jalan Raya Strategis Penghubung Khartoum dan el-Obeid

Tentara Sudan Rebut Kembali Kota Kunci di Dekat Perbatasan Ethiopia dari RSF

Admin May 17, 2026 at 00:04
Tentara Sudan Rebut Kembali Kota Kunci di Dekat Perbatasan Ethiopia dari RSF

Berdasarkan laporan Associated Press, tentara Sudan menyatakan telah merebut kembali sebuah kota vital di tenggara negara bagian Blue Nile, dekat perbatasan Ethiopia, dan menimbulkan kerugian besar di pihak Pasukan Dukungan Cepat (RSF). Sumber lokal menyebutkan bentrokan sengit terjadi saat pasukan pemerintah mendorong mundur posisi RSF dan mengamankan jalur strategis menuju perbatasan. Menurut pernyataan militer Sudan, operasi itu penting untuk mengendalikan rute logistik dan mencegah perluasan kawasan konflik ke wilayah perbatasan. Menurut data dan analisis konflik terkini, penggunaan drone dan persenjataan asing telah memperburuk eskalasi di beberapa front, meski rincian peralatan yang digunakan dalam pertempuran ini belum dipublikasikan secara rinci. Hingga laporan ini ditulis, klaim-klaim tentang korban dan jumlah pasukan yang terdampak belum dapat diverifikasi secara independen. Tim redaksi masih memverifikasi informasi di lapangan dan akan memperbarui laporan jika bukti tambahan tersedia.

Photo by: Lara Jameson, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.