Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ● Parlemen Turki Setujui UU Bersejarah Untuk Reintegrasi Militan PKK ● Daraa Kembali Bergairah dalam ‘Mewarnai’ Festival Musim Panas Horan ● Trump Tuntut Kompensasi dari Iran atas Dugaan Kekejaman Selama 50 Tahun ● PBB: Operasi Militer Israel di Gaza Terus Menempatkan Warga Sipil ‘Berisiko’ ● Khamenei Lakukan Perombakan Besar pada Pimpinan Angkatan Bersenjata dan IRGC: Enam Penunjukan Baru ● Pejabat ‘Board of Peace’ AS: Rencana Gaza Masih Berlaku Meski Netanyahu Menolak ● Hampir 6.000 Mengungsi dalam Sehari di Darfur Barat: Laporan IOM ● Ahli PBB Kecam Lonjakan Serangan terhadap Warga Palestina di Wilayah yang Diduduki ● Palestinian Red Crescent Buka Rumah Sakit Lapangan di Gaza untuk Hampir 500.000 Orang ● Pengawal Revolusi Iran: Rudal Kini Bisa Ubah Arah Saat Terbang untuk Mengelabui Pertahanan Udara ●

SESSCO Mulai Studi Teknis Rehabilitasi Silo Al-Sabina di Rif Dimashq

Admin July 28, 2026 at 00:02
SESSCO Mulai Studi Teknis Rehabilitasi Silo Al-Sabina di Rif Dimashq

Berdasarkan laporan SANA, Perusahaan Studi Teknik dan Survei Suriah (SESSCO) telah memulai pelaksanaan kontrak untuk menyusun studi teknis yang bertujuan merehabilitasi dan meningkatkan efisiensi operasional serta keselamatan Silo Al-Sabina di wilayah perdesaan Damaskus (Rif Dimashq).

Menurut data yang dirilis, kontrak tersebut dibuat dengan Lembaga Gandum Suriah (Syrian Grain Establishment) untuk menilai tingkat kerusakan pada fasilitas, merumuskan solusi rekayasa yang diperlukan, dan mendukung infrastruktur sektor gandum. Program studi ini dilaporkan dibagi dalam dua fase: fase pertama difokuskan pada gedung operasional, sedangkan fase kedua mencakup sel penyimpanan dan fasilitas penunjang. Jangka waktu pelaksanaan studi disebutkan sekitar 90 hari.

Sumber lokal menyebutkan bahwa upaya ini dimaksudkan untuk memulihkan kapasitas penyimpanan dan menjaga keamanan pasokan pangan nasional.

Hingga laporan ini ditulis, kegiatan studi masih berlangsung di lokasi dan tim SESSCO melakukan inspeksi serta pengumpulan data teknis untuk menyusun rekomendasi perbaikan.

Belum dapat diverifikasi secara independen informasi rinci mengenai temuan awal studi maupun biaya dan jadwal pelaksanaan rehabilitasi. Tim redaksi masih memverifikasi keterangan resmi dan akan memberikan pembaruan apabila ada konfirmasi tambahan.

Photo by: Baraa Obied, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.