Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi AS Memasukkan Kembali Pakar PBB Francesca Albanese ke Daftar Sanksi Tiga Ledakan Didengar Dekat Bandar Abbas, Pertahanan Udara Iran Diaktifkan Korea Selatan Panggil Duta Besar Iran Menyusul Serangan terhadap Kapal Krisis Timur Tengah: Trump Peringatkan Akan ‘Menyelesaikan Pekerjaan’ Saat AS dan Iran Bertukar Serangan Shoigu: Penempatan Infrastruktur Militer AS dan NATO di Afghanistan Tidak Dapat Diterima Diplomat Tinggi UE: Tidak Menguntungkan Jika Perang terhadap Iran Berlanjut Beberapa Kasus Kekerasan Pemukim pada Hari Pertama Idul Adha, Ibu dan Anak Dipukul Australia Politics Live: Pemerintah Gugat Besar atas Kontaminasi PFAS; Wanita Melbourne Didakwa Terkait Dugaan Keterkaitan dengan IS AS Lakukan Serangan ‘Defensif’, Tembak Jatuh 4 Drone dan Sasar Pusat Komando di Bandar Abbas Direktur Air Deir ez-Zor Ungkap Perkembangan Terbaru Banjir Sungai Efrat dan Rencana Antisipasi AS Memasukkan Kembali Pakar PBB Francesca Albanese ke Daftar Sanksi Tiga Ledakan Didengar Dekat Bandar Abbas, Pertahanan Udara Iran Diaktifkan Korea Selatan Panggil Duta Besar Iran Menyusul Serangan terhadap Kapal

Qatar Peringatkan Agar Selat Hormuz Tak Dijadikan ‘Bargaining Chip’

Admin May 18, 2026 at 07:03
Qatar Peringatkan Agar Selat Hormuz Tak Dijadikan ‘Bargaining Chip’

Berdasarkan laporan Anadolu, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani memperingatkan agar Selat Hormuz tidak dijadikan ‘bargaining chip’ dalam percakapan teleponnya dengan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada hari Minggu. Menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Qatar, kedua pejabat meninjau upaya-upaya untuk mencapai perdamaian serta meningkatkan keamanan dan stabilitas regional.

Sheikh Mohammed menegaskan dukungan penuh Qatar terhadap upaya mencapai kesepakatan komprehensif untuk mengakhiri krisis, dan menekankan perlunya semua pihak merespons secara positif terhadap upaya mediasi ‘dengan cara yang berkontribusi pada tercapainya perdamaian dan stabilitas yang langgeng di kawasan.’ Pernyataan itu juga menegaskan bahwa kebebasan navigasi merupakan prinsip yang teguh dan tidak terbuka untuk negosiasi sebagai alat tawar.

Menurut data yang dirilis oleh kementerian, pembicaraan tersebut juga membahas langkah-langkah praktis untuk memastikan arus maritim tetap aman bagi kapal-kapal sipil dan komersial. Pernyataan resmi Qatar menyerukan agar isu-isu keamanan maritim tidak digunakan untuk kepentingan politik atau diplomatik yang dapat meningkatkan ketegangan.

Hingga laporan ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari otoritas Tehran terhadap pernyataan tersebut. Klaim terkait pembatasan atau pungutan di Selat Hormuz yang sempat beredar juga belum dapat diverifikasi secara independen.

Sumber lokal menyebutkan upaya mediasi antara berbagai aktor regional dan internasional masih berlangsung, namun detail-detail kesepakatan potensial belum dipublikasikan. Tim redaksi masih memverifikasi informasi tambahan dan akan memperbarui laporan bila ada konfirmasi lebih lanjut.

Photo by: Ramaz Bluashvili, Pexel

Ruang Iklan

Tersedia untuk sponsorship

Bagikan Artikel

Berlangganan

Dapatkan Berita Terbaru

Daftarkan email atau nomor WhatsApp Anda dan kami akan mengirimkan berita-berita pilihan langsung ke Anda.

Kami tidak akan mengirimkan spam. Berhenti berlangganan kapan saja.